Articles, Christianity, Relationship, Self Motivation

Pertama Yang Tak Terlihat, lalu Yang Terlihat

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Pertama Yang Tak Terlihat, lalu Yang Terlihat

…sedangkan kita tidak melihat pada apa yang terlihat, melainkan pada apa yang tidak terlihat. Sebab yang terlihat hanyalah sementara, tetapi yang tidak terlihat adalah kekal. (2 Kor. 4:18)

Dalam dunia iman, kita berurusan dengan “bukti dari segala sesuatu yang tidak terlihat” (Ibr. 11:1).
Hal ini merupakan tantangan bagi sebagian besar dari kita, karena kehidupan kita sehari-hari terdiri dari hal-hal yang dilihat dan dirasakan. Kita sering berhubungan dengan Tuhan berdasarkan apa yang kita lihat, dan tidak percaya bahwa sesuatu telah terjadi sampai kita “melihat” atau merasakannya secara alami. Hal ini sangat benar dalam hal penyembuhan. Banyak yang mengatakan bahwa mereka “berdiri di atas Firman” tetapi tidak melihat hasilnya. Apa yang terjadi?

“Berdiri di atas Firman”, atau “berdiri di atas janji”, telah menjadi klise di dunia karismatik/iman. Itu adalah sesuatu yang kita ucapkan ketika kita merasa telah menemukan janji dalam Alkitab yang sesuai dengan kebutuhan kita. Kita kemudian memutuskan dan menyatakan, karena kita menemukan janji tersebut, kita “berdiri di atasnya” dan “percaya” terhadap perwujudannya.
Apakah ini alkitabiah?

Yesus TIDAK PERNAH menyatakan bahwa Dia “menepati janji”.
Dia mengatakan dengan jelas: Dia hanya dapat melakukan apa yang Dia lihat Bapa lakukan (Yohanes 5:19), dan Dia tidak dapat melakukan apa pun terhadap diri-Nya sendiri!

Dengan kata lain, Yesus TIDAK memilih-milih janji-janji yang akan diberikan tetapi “MENDENGAR” dan “MELIHAT” apa yang Allah lakukan, dan kemudian melakukan hal yang sama. Yesus hanya terbatas pada persekutuan-Nya dengan Bapa. Kita juga.

Daripada memilih beberapa janji untuk dipegang teguh, mari kita bertanya pada diri sendiri terlebih dahulu, Sudahkah saya melihat janji itu dalam roh saya? Pernahkah saya mendengar Bapa mempercepat janji itu kepada saya?

Saya telah belajar, hanya apa yang saya “lihat” dan “dengar” di dalam Roh yang merupakan sumber iman yang sejati.

Saya tidak bisa begitu saja memetik sebuah janji dari Kitab Suci dan mengharapkannya menjadi kenyataan – kecuali – janji itu telah dihidupkan dalam diri saya oleh Roh. Inilah perbedaan antara iman sejati dan frustrasi.

Musa bertahan dengan melihat Dia yang tidak kelihatan (Ibr. 11:27).
Apa yang kita lihat?
Iman dimulai dengan firman Tuhan yang menciptakan visi di hati Anda. Dari kepastian itu kamu nyatakan keimananmu dan yang tak kasat mata akan terwujud dalam yang kasat mata.

Mari kita praktikkan!

What you truly believe in your heart is the most powerful force in your life. – Barry Bennett.

Apa yang benar-benar Anda yakini di dalam hati Anda, merupakan kekuatan terbesar di dalam hidup Anda. – Barry Bennett.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’s truth
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

 

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
“Sifat Alami Kemakmuran.”
The Goodness of God – Kebaikan Tuhan.
Doa!