Articles, Christianity, Relationship, Self Motivation

Merry Christmas – Bloom where you are planted.

 

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Merry Christmas – Bloom where you are planted.

Who can add to Christmas?
The perfect motive is that God so loved the world.
The perfect gift is that He gave His only Son.
The only requirement is to believe in Him.
The reward of faith is that you shall have EVERLASTING LIFE!
-Corrie Ten Boom.

Siapa yang bisa menambahkan sesuatu pada Natal?
Motif yang sempurna, Tuhan begitu mengasihi dunia.
Anugerah-Nya yang sempurna, Dia mengaruniakan Putra Tunggal-Nya.
Satu-satunya syaratnya untuk menerimanya: dengan percaya kepada-Nya.
Hadiah karena beriman yaitu memperoleh HIDUP YANG KEKAL!
-Corrie Sepuluh Boom.

Wow….
Saya bertanya kepada Tuhan, apa yang bisa saya tuliskan untuk pesan Natal kali ini?
Perayaan Natal sudah dialihkan kepada Santa Claus & Piet Hitam…. banyak orang yang melupakan bahwa ini merayakan Ulang Tahun Yesus.

Teng… teng… teng…. quotes Corrie Ten Boom muncul di Instagram saya. Praise The Lord!

Hidup Kekal karena kita menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat pribadi kita – Lahir Baru, secara instan kita menjadi Ciptaan yang Baru (2 Kor 5: 17), kita menjadi anak Allah (Rom 8:14).

Yess… Yess…Yess…..

*******
Setelah menjadi anak Allah, tentunya kita tidak stop puas sampai disitu. Inilah saatnya memperbaharui pikiran kita sesuai dengan firman Allah, agar jiwa kita selaras dengan roh kita. Roh Allah tinggal di dalam roh kita, saat lahir baru.
Semakin hari, semakin serupa dengan Kristus.

Setiap kita memiliki Visi dari Tuhan.
Sesuatu yang menggairahkan kita, yang berbeda dengan orang lain, itu merupakan petunjuk awal di mana Tuhan menempatkan kita.

Ada kerinduan di dalam hati kita untuk melayani dan menjadi berkat bagi orang lain. Namun kerapkali karena visi itu terlalu besar, sehingga kita berpikir, “Nanti saja…. Oneday…”
Dulu saya pun begitu.
Apalagi saat membandingkan diri dengan orang lain, lalu terbersit: “Siapa saya? Saya bukan siapa-siapa…” lalu semangat pun pudarlah.

Barry Bennett bercerita dan sungguh menginspirasi.
Prinsipnya:
“Bloom where you are planted – Mekarlah dimana kamu ditanam”.

Lulus sekolah Alkitab, Barry ‘merasa’ dipanggil untuk melayani ke Mexico. Itu memang visi, panggilan dan hasratnya, melayani di Amerika Latin.
Beberapa bulan di sana, akhirnya Barry & istrinya kembali ke Amerika. Dia belajar bahwa Dipanggil dan Diutus itu berbeda.

Barry bekerja sekuler. Mengemas vitamin. Lho koq bukan pekerjaan rohani?
Barry mengajarkan, lakukan dulu yang terbaik yang kita bisa di mana kita berada.
Bahkan Barry berdoa bagi visinya di perusahaan itu.
Bekerja dengan sangat baik, sehingga meraih hormat dan kepercayaan baik dari atasan mau pun rekan-rekan sekerjanya.

Atasan Barry, dari gereja Baptis.
Suatu hari Barry sharing keinginannya untuk mengajar alkitab di perusahaannya. Atasannya mendukung ide ini. Mulailah Barry mengajar alkitab secara rutin di perusahaan.

Dengan pengalaman ini, Barry sharing kepada gembalanya di gereja berbahasa Spanyol. Barry mengungkapkan kerinduan hatinya mendirikan Sekolah Alkitab Berbahasa Spanyol… Ternyata sang gembala juga memiliki kerinduan itu, tetapi tidak punya waktu. Maka dia pun mendukung keinginan Barry.
Sekarang Barry punya Bible Study & Bible School.

Barry menjaga diri agar tidak ada hutang, belajar bermain gitar, belajar Bahasa Spanyol dll untuk mempersiapkan diri melayani di Amerika Latin.

Dengan pengalamannya selama 13 tahun, akhirnya ada yayasan yang mensponsori Barry Bennett dan keluarga melayani di Amerika Latin.
Salah satu alasan Barry Bennett yang dipilih diantara beberapa kandidat lain, karena Barry Bebas Hutang.
Kali ini Barry DIUTUS.
Dulu baru DIPANGGIL.
Panggilan diberikan Tuhan, agar Barry mempersiapkan diri.

Barry sangat sukses melayani di Amerika Latin, hingga mendirikan Sekolah Alkitab yang masih berjalan baik hingga saat ini… akan saya ceritakan pada kesempatan lain.

Kesaksian Barry Bennett menjadi Peta Jalan, yang menginspirasi dan menjadi teladan, bagaimana cara menggenapi visi Tuhan.

Praktik yuk…. Mekarlah dimana kita ditanam.

Christmas is all about God’s love and mercy, not His damnation. It’s spotlighting God’s unconditional love for us the way it should be done all year long – Andrew Wommack.

Natal adalah tentang kasih dan belas kasihan Tuhan, bukan kutukan-Nya. Hal ini menyoroti kasih Tuhan yang tanpa syarat kepada kita sebagaimana hal itu seharusnya dilakukan sepanjang tahun – Andrew Wommack.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’s truth
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
“Iman Yang Terlihat.”
The Goodness of God – Kebaikan Tuhan.
From Nothing To Something