Articles, Relationship, Self Motivation

Hidup Penuh Ketakutan? Ini Solusinya!

 

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Hidup Penuh Ketakutan? Ini Solusinya!

Pernahkah kita menyadari, bahwa kisah hidup kita, sesungguhnya merupakan pilihan kita sendiri?

Ada orang-orang yang mengaku percaya Tuhan, namun hidupnya dipenuhi oleh kekuatiran dan ketakutan.
Takut sakit, cemas seandainya ada penjahat yang datang, heboh pula ‘merasa’ melihat setan… makhluk hitam besar, katanya, hingga takut untuk tidur di kamar sendirian, meski di rumah itu sesungguhnya banyak penghuninya.

Saya terperangah.
Lalu di mana Tuhan dalam kehidupannya?
Apa gunanya mengaku mengenal Tuhan dan beribadah dengan tekun, tetapi hidupnya begitu galau dan dipenuhi kecemasan?

Teringat akan pujian Raja Daud:

Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa
akan berkata kepada TUHAN:
Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai.

Sungguh, Dialah yang akan melepaskan engkau dari jerat penangkap burung, dari penyakit sampar yang busuk.
Dengan kepak-Nya Ia akan menudungi engkau, di bawah sayap-Nya engkau akan berlindung, kesetiaan-Nya ialah perisai dan pagar tembok.
Engkau tak usah takut terhadap kedahsyatan malam, terhadap panah yang terbang di waktu siang,
terhadap penyakit sampar yang berjalan di dalam gelap, terhadap penyakit menular yang mengamuk di waktu petang.

Walau seribu orang rebah di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu.
Engkau hanya menontonnya dengan matamu sendiri dan melihat pembalasan terhadap orang-orang fasik.

Sebab TUHAN ialah tempat perlindunganmu, Yang Mahatinggi telah kaubuat tempat perteduhanmu,
malapetaka tidak akan menimpa kamu, dan tulah tidak akan mendekat kepada kemahmu;

Sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu.
Mereka akan menatang engkau di atas tangannya, supaya kakimu jangan terantuk kepada batu.
Singa dan ular tedung akan kaulangkahi, engkau akan menginjak anak singa dan ular naga.

“Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku.
Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya.
Dengan panjang umur akan Kukenyangkan dia, dan akan Kuperlihatkan kepadanya keselamatan dari pada-Ku.”

Wow…. sungguh perlindungan yang luar biasa…
Apa yang harus kita takutkan?

Bahkan singa dan ular tedung kita langkahi dan kita mampu menginjak anak singa dan ular naga! Dahsyat…..

Teringat saat Covid melanda, semua orang ketakutan. Kami tetap hidup sangat normal. Tiap hari tetap keluar makan… lha wong saya ga bisa masak. Jadi wajib itu….
Prinsipnya, kan ada Tuhan di dalam kita, semestinya covid yang takut sama kita, dan bukan sebaliknya.

Setan itu makhluk yang hanya bisa menipu.
Siapa yang membesar-besarkan setan? Ya manusia sendiri.
Melalui apa?
Melalui film-film terutama film Hollywood.
Dibuat kisah yang menakutkan agar filmnya laris.
Dalam dunia entertainment, makin kontroversial, sadis, menakutkan, justru makin laris. Itu semua bikinan manusia sendiri.

Malangnya, orang-orang yang terbiasa menonton film seperti itu, tidak bisa membedakan mana yang fakta dan mana yang khayalan. Akibatnya ketakutan pada hal-hal yang tidak nyata. Terteror oleh kisah buatan manusia sendiri, yang tidak nyata.
Alamaaak……

Saat takut, maka apa yang ditakutkan, itu yang terjadi. Kan semua terjadi tergantung iman kita sendiri.
Dengan prinsip yang sama, semestinya bukan kita yang takut pada setan, justru setanlah yang wajib takut pada kita.

*****
Pernahkah kita menyadari bahwa apa yang kita takutkan & fokuskan itu membesar?

Semakin seseorang sadar sakit, takut sakit, maka berbagai macam kesakitan tiba-tiba melanda? Karena pikiran kita menarik apa yang kita takutkan.

Semakin sadar ‘setan’, lihat apa pun dihubungkan dengan setan. Semakin ‘merasa’ setan ada di mana-mana. Benarkah faktanya demikian?
Tentu tidak! Saking takutnya, semua kelihatan seperti bayangan makhluk hitam, berlanjut dengan kesialan dan malapetaka, seolah mengejar hidup orang yang ketakutan.

*******
Mengapa tidak mengganti program hidup kita?
Saya memilih selalu meyakini, ke mana pun saya pergi, senantiasa dipertemukan dengan orang-orang baik.

Masih ingat kesaksian saya yang salah transfer 90 juta, bahkan sadar pun tidak, tetapi Joseph Mangasi justru menelpon dan mengembalikannya?

Di Eropa, HP P. Indra ketinggalan 2X: di kereta api dan di gondola, koq ya ketemu semuanya. Padahal Eropa terkenal copetnya.
Ke mana pun saya pergi, bertemu dengan orang-orang baik dan menyenangkan.

“Berarti hidup Bu Yenny seperti jalan toll dong…?”, tanya seseorang.

Tentu tidak. Ada juga hal-hal yang tidak baik terjadi. Namun saya MEMILIH fokus pada yang baik yang Tuhan anugerahkan dan mensyukurinya. Semakin saya bersyukur pada hal-hal baik, kecil mau pun besar, semakin menyenangkan hidup saya. Tidur nyenyak dan senantiasa mengharapkan hal-hal baik dan mujizat terjadi.
Dan terjadilah menurut imanmu!

Ada doa-doa yang belum terjawab dan masalah yang tidak tau jalan keluarnya, terjadi.
Wong gak ngerti solusinya koq dipikirin….
Ya sudah serahkan saja kepada Tuhan, kan Dia yang memelihara saya… betul ga?
Berdoa itu artinya mentransfer beban kita kepada Tuhan, jadi biarkan Tuhan yang handle beban kita, jangan diambil lagi.

Lalu apa yang kita lakukan?
Fokus saja pada dahsyatnya Tuhan dan kemampuan-Nya menolong kita.
? Inventarisasi pertolongan-pertolongan Tuhan di masa lalu.
Kalau dulu saya ditolong, sekarang juga.
? Fokus dengarkan dan baca kisah-kisah mujizat Tuhan sehingga hati kita pun siap menerima mujizat-Nya yang melampaui segala akal.
? Tanamkan dalam hati: Bersama Tuhan tidak ada yang mustahil dan kita akan melakukan hal-hal besar bersama-Nya!
? Terakhir, sadari Tuhan sangat… sangat… sangat… mengasihi kita! Apa sich yang tidak Tuhan berikan buat kita?

Hhhmmmm … sekarang kita Pede bukan?
Jika Allah ada di pihakku, siapa dapat melawan aku?
Yuk…. praktik…

Your life is going in the direction of your DOMINANT thought – Andrew Wommack.

Hidup Anda berjalan ke arah pemikiran DOMINAN Anda – Andrew Wommack.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#seruputkopicantik
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

 

 

 

 

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Right Thinking VS Wrong Thinking.
“Bahaya Preterisme (Bagian 2).”
Apa Arti Kekayaan Yang Sejati?