Articles, Christianity, Relationship, Self Motivation

Finally……… Graduation Level 3. Yeaaayyyy…..

 

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Finally……… Graduation Level 3. Yeaaayyyy…..

Perasaan bercampur aduk antara senang & sedih….
“Lho Graduation koq sedih?”, tanya beberapa teman.

Kami sudah sekolah 6 tahun 4 bulan.
Angkatan pertama, dulu mesti menanti video pelajaran diberi sub-title, jadilah tiap level 2 tahun.
Angkatan sekarang, 1 level cukup 1 tahun.

Dan Charis sudah menjadi pusat kehidupan kami selama 6 tahun lebih. We love Charis so… so… much….
Sekolahnya, komunitasnya dan yang paling utama: Perubahan Karakter & Pola Pikir kami.
Di mana mau belajar & praktek beneran mengampuni dan pengendalian diri?

Di semua sekolah alkitab diajarkan teorinya, tetapi berapa banyak yang beneran dipraktikkan?
Jawab sendiri…..

Suatu kebanggaan ketika kami graduation, Semua Rukun…
Kesalahpahaman sudah dibereskan, saling mengampuni dan kami mengalami perubahan pola pikir dalam meresponi kehidupan.
Istilahnya, selama 6 tahun diproses menjadi serupa Kristus.

Kesombongan, keras kepala, kebiasaan mau menang sendiri, ngeyel, mbencekno, makin luntur…
That’s why… berat banget mau meninggalkan Charis. Sekolah & materinya, keteladanan guru-guru di Colorado, P. Irwan & B. Angeline teladan di depan mata, yang dengan sabar mengarahkan ….. mungkin beliau berdua kerap mengelus dada melihat tingkah kami. 🙂 Komunitasnya, teman-teman sekolah dengan berbagai kesaksian nyata bagaimana mereka berkemenangan dalam mengatasi permasalahan hidup dengan cara Tuhan, dan terbukti berhasil dengan sangat baik.
Tidak sedikit yang sudah pakai pengacara gagal, cara Tuhan justru sukses dengan begitu uniknya. Tidak terbayangkan!
Berbagai terobosan tercipta.
Komunitas ini sangat haus & lapar akan Tuhan serta terus mengejar-Nya, sehingga memungkinkan kami bertumbuh sedemikian rupa.

Tidak hanya itu, semua murid bisa ikut graduation, meski sebelumnya ada beberapa yang sakit berat. Tepat pada hari H kami menyaksikan, kesembuhan dari penyakit yang menurut logika dunia tak tersembuhkan, namun terbukti sembuh. Betapa Yesus Allah yang menjawab doa.

Saat menoleh ke belakang, sejujurnya kami terpukau…. membandingkan diri kami yang dulu dengan yang sekarang.
Hidup jaauuuhhh lebih damai, penuh sukacita, selalu memiliki pengharapan dan yakin banget The Best is Yet To Come – yang terbaik masih ada di depan sana.
Kami bergairah untuk menggenapi rancangan Tuhan dan dengan antusias menantikan, ke mana Tuhan akan membawa kami?
Mimpi Tuhan bagi kita semua, jauh lebih besar dari mimpi kita sendiri!

Masalah tetap ada, karena dunia sudah jatuh ke dalam dosa.. tetapi kami hidup di atas masalah bersama Tuhan, dan menaklukkannya.
Bukan kami yang hebat, melainkan Kristus yang ada di dalam kami yang hebat.
Kami gak bisa apa-apa, tetapi bersama Kristus yang ada di dalam roh orang yang sudah lahir baru, kami dapat melakukan segala perkara, oleh Dia yang memberi kekuatan kepada kami.

6 tahun 4 bulan bersama-sama… kami datang dari berbagai latar belakang yang berbeda, mustahil bin mustahal jika tidak saling bergesekan…. dan justru gesekan-gesekan itu yang membentuk kami menjadi ‘permata-permata’ yang indah.
Permata, yang berasal dari bongkahan batu yang tampangnya buruk, diproses, dikikis, dibersihkan, akhirnya dibentuk…. dan itu menyakitkan.
Tapi kami lulus lho!
Lulus sekolah dan lulus ujian karakter, setidaknya sudah jauh lebih baik….  wkwkwk….

Charis Bible College itu Sekolah Pemuridan. Yang penting bukan sekedar nilai tetapi menjadi pribadi yang semakin hari semakin menyerupai Kristus.

****
Melangkah ke luar dari Charis bak berpetualang ke padang belantara kehidupan.
Selama ini ada yang mengamati, mengoreksi, melindungi, membimbing…dst tetapi sekarang dituntut mandiri.

P. Irwan sudah mengingatkan, pasti suatu kali kami akan jatuh… tetapi ingat 7 kali orang benar itu jatuh, namun ia akan bangkit kembali.
Pertama jatuh, mungkin agak lama bangkitnya tetapi semakin lama, akan segera bangkit. Kami makin terampil, bijak dan ulet – tough….

Terharu banget… P. Irwan mengingatkan bahwa Charis itu rumah kami, sampai kapan pun….
Tempat yang aman, yang bisa kami datangi, P. Iwan & B Angeline dengan tangan terbuka menerima dengan penuh kasih…
Duh…. air mata saya menetes saat menulis artikel ini.

Yang paling kami syukuri, selama 6 tahun ini kami belajar membangun relationship pribadi dengan Tuhan. Dia tidak pernah membiarkan dan meninggalkan kami….
Hubungan pribadi, di mana kami memahami siapa jatidiri kami di dalam Kristus, diarahkan untuk mendengar langsung dari Tuhan, menggunakan otoritas dan kuasa yang Tuhan berikan, dan banyak lagi….
Kami diperlengkapi sedemikian rupa agar dapat menaklukkan belantara kehidupan bersama Tuhan dan menjadi Terang serta Garam dunia.
Hidup jadi jelas tujuannya dan tahu bagaimana menggenapinya!

Dulu ketakutan terhadap penyakit, penuh kekhawatiran menghadapi masa depan, mengejar hal-hal yang sementara, bukannya yang bernilai kekal dsb.
Sekarang dengan penuh keyakinan, kami mendoakan orang-orang sakit dan sembuh.
Bukan karena hebatnya kami, tetapi karena kami menyerahkan diri menjadi bejana yang dipakai-Nya.

Mujizat demi mujizat, jawaban-jawaban doa datang silih berganti…. sungguh luar biasa!
Hal-hal baik tersedia tepat pada waktunya, Tuhan tidak pernah terlambat.
‘Kebetulan-kebetulan’ baik, yang sesungguhnya berkat Tuhan, mengejar ke mana pun kami pergi, di sana-sini dikasihi banyak orang…. karena kasih Allah mengalir melalui kami…

Di Charis selalu diajarkan, saat melayani, yang bisa kami bagikan hanyalah kelimpahan dari hubungan pribadi kita dengan Tuhan.
Tanpa hubungan pribadi dengan Tuhan, tidak ada yang bisa dibagikan.
Saat kami fokus kepada-Nya, kasih & kelimpahan-Nya meluap memenuhi hidup kami, mengalir kepada orang-orang di sekeliling kami.
Wow…. Life is so good.
It’s all about God, not us.

Hidup bebas dari stress.
Hubungan dengan keluarga dan ‘dunia’ sekeliling kami makin manis.
Terbiasa untuk terus menjadikan Tuhan pusat kehidupan kami.
Maka everything fall into place. Semua berada di tempat yang seharusnya.
Praise The Lord!

Tunggu artikel berikutnya, saya ceritain, apa saja yang kami pelajari di level 3….

When God is The Center Of Your Life, everything else falls into place – Andrew Wommack.

Ketika Tuhan menjadi Pusat Kehidupan Anda, segala sesuatu akan terjadi pada tempat yang seharusnya – Andrew Wommack.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
THE REPUBLIC OF SVARGA
SWEET O’ TREAT
AESTICA INDONESIA – AESTICA ID
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’s truth
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
“Penyakit adalah Musuh.”
HOW TO KEEP SUCCESS?
Fondasi Dasar Pernikahan