Articles, Christianity, Relationship

Jawabannya adalah Ya… Yess…Yess…Yes….!!!

 

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Jawabannya adalah Ya… Yess…Yess…Yes….!!!

“Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.” Yohanes 14:14 TB

Ayat ini nampaknya terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, -Too good to be true-, banyak yang memilih membatasinya dan membuatnya menjadi rumit.
Beberapa orang mengatakan, meminta dalam nama-Nya berarti mengetahui secara pasti kehendak-Nya dalam setiap keadaan, dan juga memberikan ruang bagi cara-cara-Nya yang misterius dan kemungkinan Dia mengatakan “tidak”.

Apa yang mendasari orang-orang suka memperumit janji Tuhan yang so simple?
Mudah. Sesungguhnya mereka tidak percaya, mereka ragu koq sedemikian mudahnya, apa ya betul?
Bagaimana jika tidak terjadi? Takut kecewa.
Unbelief!

Ketika Bartimeus yang Buta mendekati Yesus, lalu Yesus bertanya kepadanya, “apa yang kamu ingin aku lakukan untukmu?”
Yesus bersedia menjawab permohonan apa pun, namun Bartimeus perlu menyatakan apa yang diinginkannya. Menyembuhkan Bartimeus dari kebutaannya, merupakan bagian mendasar dari tujuan Yesus – agar dapat menghancurkan perbuatan musuh (1 Yohanes 3:8).
Penyakit berasal dari si musuh.

Yesus juga berkata pada kesempatan lainnya:
“Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. Yohanes 15:7 TB

Bartimeus belum lama “tinggal” di dalam Dia. Dia hanya mendapatkan pewahyuan tentang Yesus sebagai jawaban atas kebutuhannya, agar dapat melihat, sembuh dari kebutaannya.
Menghancurkan pekerjaan musuh termasuk dalam kategori kehendak Tuhan.

Wanita yang menderita pendarahan ini hanya mendapat pewahyuan tentang kebaikan Yesus, serta iman & keberanian untuk menerobos kerumunan orang banyak supaya dapat menyentuh ujung jubah-Nya.
Yesus bahkan tidak punya waktu untuk mengatakan ya atau tidak.
*Wanita yang menderita pendarahan ini, meminta dan menerima sesuai dengan kehendak-Nya karena wanita ini tahu: Yesus baik!*
Wanita ini mengambil keputusan sendiri, ‘asal kujamah ujung jubah-Nya, aku akan sembuh’.

Sebab Kristus adalah ”ya” bagi semua janji Allah. Itulah sebabnya oleh Dia kita mengatakan ”Amin” untuk memuliakan Allah. 2 Korintus 1:20 TB

Ayat-ayat diatas merupakan Kehendak dan Janji-Janji Tuhan bagi setiap kita yang percaya kepada-Nya.
Kehendak Tuhan jelas: setiap kita sembuh dan memiliki kesehatan Ilahi.
Dan Tuhan SUDAH mendepositkan kesembuhan serta kesehatan Ilahi di dalam roh orang-orang yang sudah lahir baru. Tinggal kita yang memanifestasikannya dengan iman.
Dan iman kita pun adalah iman Yesus sendiri yang diberikan kepada kita saat kita lahir baru.

Janji-janji Allah mencerminkan nama dan kehendak-Nya. Ketika kita mendapat pewahyuan tentang kebaikan Tuhan, kita akan memahami bahwa jawaban-Nya selalu “ya”!

Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia? Roma 8:32 TB

Kehidupan yang berkelimpahan SELALU merupakan kehendak Tuhan (Yohanes 10:10).
Menderita karena perbuatan musuh bukanlah kehendak Tuhan. Ketika berbicara tentang kehendak Tuhan untuk melihat anak-anak-Nya dibebaskan, disembuhkan, dan disejahterakan, jawabannya selalu “ya”!

Sebagai penutup, Pilihlah untuk melihat kemungkinan solusinya, bukan pada masalahnya. Tuhan punya cara menolong kita. Selalu ada jalan keluar.

Jangan melihat kekurangan, tetapi lihatlah benih kelimpahan. Jangan melihat penyakit, apalagi memikirkannya….
Pandanglah masa mudamu diperbaharui seperti elang. Jangan biarkan kepahitan dan perselisihan berdiam di dalam hatimu.
Lukiskan gambaran diri kita yang mengasihi, memberi, dan senantiasa memaafkan.
Pandanglah masa depan yang diberkati dan penuh harapan, lalu nikmatilah! (2 Kor. 4:18)

…..Our imagination is like our spiritual womb… In order for me to take the limits off what the Lord wanted to do in my life, I had to start dreaming big. – Andrew Wommack.

…..Imajinasi itu seperti rahim rohani kita… Agar kita dapat menembus batas agar dapat mencapai apa yang Tuhan ingin lakukan dalam kehidupan kita, maka kita harus mulai bermimpi besar. -Andrew Wommack.

Sumber: Barry Bennett.

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

#gospeltruth’scakes
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
“Iman Yang Besar!”
Kekhawatiran Akan Dunia Ini….
Diberkati untuk Menjadi Berkat.”