Articles

Percaya, atau mengeluh?

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Percaya, atau mengeluh?

Dalam Mazmur 105 dan 106, Daud menceritakan kisah Israel yang dibebaskan dari perbudakan Mesir. Daud menceritakan perbuatan Tuhan dan pemberontakan rakyat yang sering terjadi. Dalam Mazmur 106:24-25, kita menemukan kata-kata ini mengenai sikap Israel terhadap Allah dan pemeliharaan serta pembebasan-Nya.

Mazmur 106:24-25 (TB) Mereka menolak negeri yang indah itu, tidak percaya kepada firman-Nya.
Mereka menggerutu di kemahnya dan tidak mendengarkan suara TUHAN.

Di ayat lain dijelaskan bagaimana mereka melupakan Tuhan, memakan korban untuk orang mati, memberontak melawan Roh-Nya, mempelajari cara orang bukan Yahudi, melayani berhala mereka, dan bahkan mengorbankan putra dan putri mereka untuk setan!
Kita dapat melihat perkembangan kejatuhan Israel yang dimulai dengan meremehkan tanah perjanjian dan tidak mempercayai Firman-Nya. Mereka malah memilih untuk mengeluh, dan tidak mendengarkan suara Tuhan.

Inilah pewahyuan yang serius. Paulus menyatakan hal-hal ini ditulis untuk kita!

1 Korintus 10:6 (TB) Semuanya ini telah terjadi sebagai contoh bagi kita untuk memperingatkan kita, yang kepadanya akhir zaman telah tiba. (1 Kor. 10:6-11)

Jika kita meluangkan waktu untuk mengidentifikasi kapan hilangnya berkat Tuhan dimulai, saya yakin kita dapat menyoroti tiga hal:
– Meremehkan kebaikan Tuhan,
– Tidak mempercayai Firman-Nya, dan
– Mengeluh.

Saya telah melihat hal ini berulang kali dengan orang percaya modern, bahkan dalam hidup saya sendiri selama bertahun-tahun. Ketika kita memilih untuk meragukan kebaikan-Nya dan janji-janji-Nya dan meninggikan pengalaman kita (Mengapa Tuhan tidak melakukan sesuatu?), kita sedang membuka pintu kepahitan dan penipuan.

Tidak ada kebaikan selain dari Allah.

Memercayai Firman-Nya membutuhkan iman, dan iman adalah satu-satunya hal yang menyenangkan Allah (Ibr. 11:6).

Ketika kita memilih untuk ragu, sekali lagi kita membiarkan benih kehancuran masuk ke dalam kehidupan kita.

Hhhmmm……Mengeluh mungkin merupakan masalah terbesar bagi kebanyakan orang percaya. Alih-alih menggunakan kuasa kata-kata yang diberikan Tuhan untuk menyembuhkan, memberkati, dan menegakkan kehendak-Nya, terlalu sering kita memilih bahasa iblis untuk mengeluh, menuduh, dan mengkritik. Dan kemudian kita bertanya-tanya mengapa hidup kita tidak diberkati.

Jika kita menginginkan tanah yang dijanjikan Tuhan, -Tanah Perjanjian-, kita harus memutuskan untuk memasukinya dengan iman. Jangan meremehkan kebaikan Tuhan dengan mengeluh.

Barry Bennett-


Setiap kita memiliki Janji-Janji Allah yang luar biasa dan bisa diandalkan.

Pilih untuk mengidentifikasi dengan Cahaya dan bukan dengan kegelapan. Jangan biarkan kegelapan dunia ini menelanmu. Biarlah sukacita Tuhan menjadi kekuatanmu! Kemenangan kita ada di dalam Roh, bukan di dalam kekuatan kita sendiri.

Kita memiliki hati yang gembira dan itu manjur seperti obat. Hidupmu dipuaskan oleh buah mulutmu. Hidup ada dalam kekuatan kata-kata dan kita mengucapkan kata-kata yang memberi kehidupan. Firman-Nya menghasilkan kesehatan dalam tubuh kita! Menghasilkan kelimpahan bagi masa depan kita! (Ams. 17:22 dan Ams. 18:20-21)

Rahasia terdalam dari segala sesuatu adalah Hubungan Pribadi kita yang intim dengan Yesus. ‘Abide’, ‘dwell, melekat dengan Dia. Saat kita Tinggal Di Dalam Dia, mendengarkan suara-Nya dan Firman-Nya Tinggal Di Dalam kita, maka saat menyampaikan Firman-Nya, Kuasa dan Tanda-Tanda Heran akan menyertai kita secara natural.

Karena itu jangan terbalik, mengejar kuasa-Nya…
Ketika kita tinggal di dalam Dia, In Christ, kuasa-Nya menyertai kita secara natural.

Karena itu Yesus memerintahkan:
Matius 10:7-8 (TB) Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat.
Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.

Dengan kuasa yang menyertai kita, dengan mudah Tanah Perjanjian direbut, dikuasai dan kita miliki sesuai perintah-Nya.
Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? Roma 8:31 (TB)

Mau? Yuuk…..

The unfolding of your word gives Light; it gives Understanding to the simple. – Psalm 119:130

Firman-firman-Mu yang disingkapkan memberi terang, itu memberi pengertian kepada orang-orang naif (tak berpengalaman). – Mazmur 119:130 (AYT)

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Living In Balance.
Hidup Memang Tidak Adil, Tetapi Allah Adil & Bisa Diandalkan!
EFFORTLESS CHANGE -PERUBAHAN TANPA USAHA.