Articles

Serba-Serbi Doa Kesembuhan, Part1 – Tentang Gigi

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Serba-Serbi Doa Kesembuhan, Part1 – Tentang Gigi

Dalam doa pagi ini, seorang ibu minta anaknya yang sakit gigi untuk didoakan. Sudah berulangkali ke dokter, tetapi belum juga sembuh.
Kebetulan yang menjadi Host, drg Henny Oetami. Ketika mendengar penjelasan sakitnya, langsung Bu Henny bisa mengambil kesimpulan, kemungkinan sudah terkena sarafnya.

Ketika penyebabnya sesuatu yang natural, maka penyembuhannya perlu tindakan natural juga, ke dokter, untuk ditangani penyebabnya. Karena ibu ini tinggal di Jateng, diarahkan Bu Henny untuk ke rumah sakit.

Di sisi lain karena disertai doa, maka ‘tanpa disengaja’ tetapi telah diatur oleh Tuhan untuk dipertemukan dengan Bu Henny, yang memang dokter gigi, sehingga akar permasalahannya ditemukan dan diberi saran agar bisa ditangani dengan tepat. Yang ‘supernatural’ pun sesungguhnya terjadi.

Banyak orang yang sakit, salah diagnosa, salah penanganan, akhirnya menjadi makin parah.
Bertemu dengan solusi yang tepat sasaran, ini pun jawaban doa dari Tuhan.
Sadarkah kita?
Kelihatannya natural, tetapi sesungguhnya ‘supernatural’ juga.

Pelajarannya, senantiasa libatkan Tuhan dalam apa pun yang kita alami. Entah besar mau pun kecil. Ijinkan Tuhan mengarahkan kita pada solusi terbaik sesuai caranya Tuhan, God’s Way.
Karena sesungguhnya, diluar Tuhan kita tidak bisa berbuat apa-apa.

Tuhan berkata, “Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh; Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu.”


Di bawah ini penjelasan dari Drg. Henny Oetami tentang gigi.

Gigi bagian dr manusia yg paling keras, lbh keras dari tulang.
Jika terjadi kerusakan atau lubang itu kesalahan dari pihak manusia ( dikasih Tuhan paling keras saja bisa rusak / lubang , namun minta jaminan awet terhadap gigi tambalan buatan manusia )

Karena satu dan lain hal diantaranya kondisi dunia yg sudah jatuh dalam dosa muncul bakteri patogen ( bakteri penyebab penyakit ) dan dari pihak manusia yang tidak dapat merawatnya, maka gigi alami lubang atau gangguan lainnya. Prinsip dari ilmu kedokteran gigi melakukan tindakan mengembalikan kepada keadaan normalnya gigi sehingga mengembalikan fungsi kunyah sebagaimana seharusnya Tuhan menciptakan gigi.

Tuhan mampu melakukan apapun termasuk mujizat. Namun ada hal-hal dimana kita sbg manusia harus menyadari dan bekerjasama dengan Tuhan untuk terjadinya suatu pemulihan dari kondisi yang tidak baik.

Gigi berlubang sudah mengenai saraf gigi dan menimbulkan sakit, lama kelamaan mengalami kebusukan. Ilmu kedokteran melakukan tindakan mengeluarkan / membuang saraf yang busuk tsb dan membersihkan ruangan pulpa dan saluran akar tempat saraf tsb berada. Dengan tindakan perawatan saraf dan “mensterilkan” bagian ruangan saraf tsb dan kemudian “mengembalikan” kembali ruangan yg seharusnya terisi saraf dengan bahan pengganti saraf dan obat yang ditaruh di dalamnya kemudian membentuk kembali gigi yg berlubang sehingga mengembalikan bentuk gigi seperti normal dan dapat mengembalikan fungsi kunyah dengan baik.

Perlu diketahui saraf gigi yang sudah busuk terdapat kuman penyakit / bakteri . Bakteri tsb dapat terbawa aliran darah beredar ke seluruh tubuh. Bagian gigi TIDAK terputus hanya di bagian gigi saja namun berhubungan ke seluruh tubuh, bakteri akan terbawa peredaran darah ke jantung sehingga terjadi infeksi jantung yang disebut Endokarditis.

Selain itu , Secara normal Tuhan ciptakan gigi dengan jumlah tertentu bagi anak2
dan orang dewasa. Dan setiap gigi berpasangan atas dan bawah.

Ada kondisi dimana gigi sakit, sudah bolak balik ke dokter gigi katanya .. kemudian karena sudah merasa kewalahan, minta di cabut. Jika gigi tsb masih bisa dipertahankan atau tidak ada alasan medis yg lain sebisa mungkin dipertahankan ( kecuali gigi bungsu yg tumbuh tidak semestinya )

Jika salah satu gigi dicabut, maka ada resikonya jika tidak dipasang gigi palsu. Resikonya adalah gigi yg seharusnya punya pasangan , jika pasangannya dicabut maka akibatnya gigi pasangan tsb akan memanjang, ‘modhot’ kata Orang Jawa.
Jika gigi bawah di cabut, dan tidak diganti dengan gigi palsu maka gigi atas akan turun / modhot ke bawah. Jika gigi atas di cabut dan gigi bawah tidak ada pasangan yg menahannya mk gigi bawah akan modhot ke atas.

Begitu pula gigi sebelahnya yg dicabut, tidak ada sandarannya mk gigi sebelahnya akan doyong miring ke arah ruang gigi yg dicabut tsb. Sehingga hubungan gigi satu dengan yg lain akan kacau dan mengganggu fungsi pengunyahan di rongga mulut.

Demikian sekilas penjelasan tentang gigi. Semoga memberikan pemahaman yang lebih jelas.

God will put you in the right place at the right time, and He will connect you with the right people so you can fulfill His plan and will for your life. – Rick Renner.

Tuhan akan menempatkan Anda di tempat yang tepat pada waktu yang tepat, dan Dia akan menghubungkan Anda dengan orang yang tepat sehingga Anda dapat memenuhi rencana dan kehendak-Nya untuk hidup Anda. -Rick Renner.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK-
PEDULI KESEHATAN

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Kita Yang Menentukan Jawaban Doa Kita Sendiri! Percaya Ga?
Thank You Pak Wepe…
Apa Hubungan Orang Percaya dengan Pemerintahan Sipil?”