Articles

Rencana atau Tujuan?

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Rencana atau Tujuan?

Sebab Aku ini mengetahui ‘rancangan-rancangan’ (‘pikiran-pikiran’) apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.
Yeremia 29:11 TB

Beberapa terjemahan menggunakan kata “rencana” alih-alih kata “pikiran”. Perbedaan itu telah menimbulkan kesalahpahaman dan frustrasi di hati banyak orang beriman.

Jika Tuhan memiliki “rencana” untuk hidup saya dan entah bagaimana saya melewatkannya, apakah ada “rencana B”, atau apakah hidup saya benar-benar keluar jalur?
Apa yang terjadi jika saya melewatkan “rencana-Nya”? Apakah ada gunanya hidup?

Kata Ibrani yang digunakan lebih tepat diterjemahkan sebagai “pemikiran”, dan dapat dipahami dengan lebih baik sebagai “tujuan“.
Gagasan tentang rencana yang ditetapkan jatuh lebih ke dalam dunia tentang Tuhan yang mengendalikan segalanya yang mengatur hidup kita secara mikro, suka atau tidak suka. Sementara konsep tujuan membuka pintu untuk menikmati berkat Tuhan tanpa rasa takut.

Ingatlah bahwa inti pemikiran dan tujuan-Nya, agar kita memiliki kedamaian, masa depan, dan harapan. Ketika orang percaya berpikir bahwa mereka telah melewatkan “rencana”, mereka pun segera kehilangan kedamaian dan harapan.

Apa tujuan Allah bagi anak-anak-Nya?
Selain karunia atau panggilan unik apa pun yang mungkin Anda miliki, panggilan untuk menjadi anak-Nya dikemas dengan hal-hal yang baik.

Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.
Yohanes 10:10 TB

Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
Matius 11:28 TB

Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.”
Yohanes 15:7?-?8 TB

Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.
Yohanes 15:11 TB

Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.
Yohanes 14:27 TB

Ini hanyalah beberapa pemikiran dan tujuan yang Tuhan miliki terhadap anak-anak-Nya: hidup berkelimpahan, beristirahat, kedamaian, sukacita, dan buah dari keinginan yang terpenuhi. Tujuan-tujuan itu terus-menerus, dan bahkan jika Anda telah menyimpang dari jalan-jalan ini, tujuan-tujuan itu selalu tersedia bagi Anda lagi.
Tidak ada “Rencana B.”
Hanya hati Tuhan yang tidak pernah berubah untuk masa depan Anda.
Dan masa depan Anda dimulai hari ini!


Benih masa depan ditaburkan setiap hari, dan itu mencerminkan mata yang kita gunakan untuk mengevaluasi hidup kita.
Mata rohani akan melihat berkat dan peningkatan. Mata alami (jasmani) akan melihat sumber daya dan penghalang jalan yang serba terbatas.
Apa yang kita lihat seringkali merupakan gambaran apa yang akan kita dapatkan.

Sadarkah kita, Bapa mengasihi kita sama seperti Dia mengasihi Yesus! Itu akan mencerahkan hari-hari kita!

“Sama seperti Bapa mengasihi Aku, Aku juga telah mengasihi kamu; tinggallah dalam kasih-Ku.” (Yohanes 15:9)

“ . . . Engkau telah mengutus Aku, dan telah mengasihi mereka sebagaimana Engkau telah mengasihi Aku.” (Yohanes 17:23)

Mari kita hidupi hidup kita seperti Yesus. Senantiasa melihat melalui mata rohani, melihat peningkatan demi peningkatan.

When you walk with Jesus, the impossible become possible.

Ketika Anda berjalan bersama Yesus, yang tidak mungkin menjadi mungkin.

  • Barry Bennett –

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Kematian karena Stres.
God is never late He is always on time!
“Mana yang diutamakan? Tuhan atau Keluarga?”