Articles

Apakah Anda Memiliki Benteng- Benteng Penghalang?”

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Apakah Anda Memiliki Benteng- Benteng Penghalang?”

Karena senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng.
Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus,
2 Korintus 10:4-5 (TB) .

Benteng adalah imajinasi atau pikiran, yang merupakan sistem kepercayaan yang tertanam dalam hati dan pikiran seseorang sehingga mewarnai persepsi mereka tentang diri mereka sendiri, orang lain, mau pun lingkungan hidupnya. Benteng ini bisa berasal dari norma budaya, tradisi agama, ideologi politik, atau gerakan sosial terkini. Bisa pula mencakup bagaimana cara kita dibesarkan, nilai-nilai apa yang diajarkan oleh orang tua dan para guru kepada kita. Benteng dapat pula dibentuk oleh musik, film, dan berita politik terkini.

Dalam setiap kasus, benteng mewakili keyakinan yang bertentangan dengan sifat Tuhan dan tujuan-Nya bagi manusia.
Orang yang berpegang pada benteng, mungkin saja tidak ingin melawan Tuhan dalam pemikiran mereka, tetapi benteng tersebut sangat mengakar sehingga mereka bahkan tidak menyadari bahwa mereka menyaring Kebenaran Tuhan melalui lensa benteng tersebut.

Benteng memungkinkan terjadinya penipuan.
Ciri mendasar dari penipuan, orang yang tertipu tidak menyadarinya. Benteng telah menjadi bagian pendekatan mereka terhadap kehidupan dan pendekatan mereka terhadap Kebenaran. Bahkan Kebenaran harus dibentuk dan disaring agar sesuai dengan cetakan benteng tersebut.

Di dalam Tubuh Kristus ada banyak benteng.
Mungkin yang terkuat adalah keyakinan bahwa Tuhan mengendalikan segala sesuatu. Kesalahpahaman tentang kedaulatan Allah telah melumpuhkan sebagian besar tubuh Kristus dan menyebabkan banyak yang bersikap pasrah dalam hidup. Ini jauh dari apa yang Tuhan inginkan bagi anak-anak-Nya.

Akibat keyakinan kedaulatan (pandangan kedaulatan Allah), telah mengubah potensi proaktif orang percaya untuk menghancurkan pekerjaan musuh menjadi penerimaan yang tidak aktif (pasrah) terhadap berbagai kehilangan dan penderitaan, karena mereka mengira ini sebagai bagian dari rencana surgawi-Nya.
Doa pun menjadi “angan-angan”.
Bagi mereka yang terjebak dalam pola pikir kedaulatan, Alkitab menjadi buku manual misterius untuk menjelaskan penderitaan manusia, bukannya buku pewahyuan penebusan ilahi dan pemulihan otoritas serta tujuan hidup manusia.

Hanya kebenaran yang bisa membebaskan tawanan.
Daripada menyesuaikan diri dengan benteng-benteng, mari keluar dari kegelapan, dan biarkan kebenaran-Nya meruntuhkan segala sesuatu yang menahan kita. Jika sistem kepercayaan yang kita miliki, memungkinkan kita menjadi korban takdir, berarti kita memiliki benteng.

  • Tuhan memperlengkapi Tubuh Kristus dengan potensi untuk bersikap proaktif, menggunakan otoritas sebagai orang percaya, untuk menghancurkan segala pekerjaan musuh, yaitu si iblis.
  • Alkitab adalah buku manual yang berisi pewahyuan penebusan ilahi dan pemulihan otoritas orang percaya, yang mengarahkan pada tujuan hidup manusia, sesuai kehendak Tuhan.
  • Hanya kebenaran Firman Tuhan yang dapat menghancurkan benteng-benteng.
  • Kita diciptakan Tuhan menjadi pemenang. Bukan korban takdir.

Get Kingdom minded! Learn Kingdom language!
Think Kingdom thoughts! – Barty Bennett

Berpikir dengan Pola Pikirkan Kerajaan Allah! Pelajari bahasa Kerajaan Allah. Pikirkan pikiran Kerajaan Allah! – Barry Bennett

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Apa Rahasia Terciptanya Mujizat?
“Belajarlah Dari Perumpamaan Tentang Semut.”
Apakah Orang Kristen Itu?