Articles

Singkirkan Rubah-rubah Kecil & Jadilah Pemenang!

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Singkirkan Rubah-rubah Kecil & Jadilah Pemenang!

Saya membaca Alkitab harian, peristiwa Lazarus mati. Martha dan Maria, saudaranya, tentu sedih sekali. Mereka menyesal, kecewa, dan ‘getun’ dalam Bahasa Jawa, seandainya saja Yesus ada di sini, tentu saudaraku, Lazarus, tidak mati.
Yesus itu keterlaluan, sudah diberi kabar, bukannya cepat-cepat datang, justru menunda-nunda. Perasaan terluka, kepahitan dan berbagai pikiran ‘seandainya’ berputar-putar di kepala mereka, ditengah kesedihan yang mendalam.

Ketika Yesus benar-benar datang, berbagai perasaan yang sulit diungkapkan, mereka rasakan.
Mereka berdua mengungkapkan penyesalannya, seandainya Yesus datang tentu Lazarus tidak mati.
Yesus berbicara tentang kebangkitan, tentu saja baik Martha dan Maria paham sekali, suatu kali kelak…
“Ya,” kata Marta, “dia akan bangkit ketika semua orang bangkit, pada hari terakhir.”

Makin membingungkan lagi ketika Yesus berkata,
Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati.”
Blank. Gak paham blas.

Ketika Yesus melihat Maria menangis dan juga orang-orang Yahudi yang datang bersama-sama dia, maka masygullah hati-Nya. Ia sangat terharu dan berkata: ”Di manakah dia kamu baringkan?” Jawab mereka: ”Tuhan, marilah dan lihatlah!”

Maka menangislah Yesus.
Martha dan Maria berpikir, sudahlah… Semua sudah berakhir. Yesus saja cuma bisa menangis…

Kata Yesus: ”Angkat batu itu!”
Marta, saudara orang yang meninggal itu, berkata kepada-Nya: ”Tuhan, ia sudah berbau, sebab sudah empat hari ia mati.”

Sama seperti kita, Martha pun berpikir menurut akal dan pengertiannya, Lazarus sudah membusuk di kubur. Jangan di otak atik lagi. Sudah mati. Sudah habis. Tamat.

Jawab Yesus: ”Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya, engkau akan melihat kemuliaan Allah?”
Maka mereka mengangkat batu itu. Lalu Yesus menengadah ke atas dan berkata: ”Bapa, Aku mengucap syukur kepada-Mu, karena Engkau telah mendengarkan Aku.”
Dan sesudah berkata demikian, berserulah Ia dengan suara keras: ”Lazarus, marilah ke luar!”
Yohanes 11:43 TB

Lazarus bangkit dari kubur dan hidup.


Tangkaplah bagi kami rubah-rubah itu, rubah-rubah yang kecil, yang merusak kebun-kebun anggur, kebun-kebun anggur kami yang sedang berbunga!
Kidung Agung 2:15 TB

Dalam hidup ini, sesungguhnya Tuhan sudah menyiapkan kita menjadi orang hebat dengan masa depan yang luar biasa. Tetapi di sepanjang jalan, begitu banyak rubah-rubah kecil yang kalau dibiarkan, akan menghambat bahkan bisa membuat kebun anggur kita kehilangan buahnya.

Masalah-masalah sepele, hal-hal remeh namun menyita perhatian kita sehingga kita kehabisan waktu dan energi untuk menggenapi tujuan Allah yang besar. Akhirnya membuat mimpi kita mati. Endingnya kita menjadi orang-orang biasa, yang saat mati membawa talentanya yang tidak digunakan. Mubazir!

Roh Kudus mengingatkan,
“Yenny, kamu tidak akan mencapai garis finish jika sibuk meladeni penonton di tepi lintasan. Run your own race and be a champion! Kamu diciptakan Tuhan unik spesial dan tak tergantikan. Be yourself. Genapi tujuan hidupmu.”

Roh Kudus menunjukkan ayat ini, kisah tentang Yusuf yang bermimpi, bahwa saudara-saudara serta orangtuanya akan menyembah dia.

Dari jauh ia telah kelihatan kepada mereka. Tetapi sebelum ia dekat pada mereka, mereka telah bermufakat mencari daya upaya untuk membunuhnya. Sekarang, marilah kita bunuh dia dan kita lemparkan ke dalam salah satu sumur ini, lalu kita katakan: seekor binatang buas telah menerkamnya. Dan kita akan lihat nanti, bagaimana jadinya mimpinya itu!”
Kejadian 37:18?, ?20 TB

Saudara-saudara Yusuf yang dipenuhi iri hati dan kemarahan, mereka membuka celah bagi iblis, apa yang dikejar oleh si iblis?
Agar mimpi Yusuf mati!

Demikian pula terhadap kita, iblis ingin membunuh mimpi dan potensi kita. Menyibukkan kita dengan hal-hal yang gak penting blas! Tapi menghabiskan waktu kita.

Inilah saatnya kita kembali kepada visi Tuhan. Siapkan hati dan datang kepada Yesus. Dia mampu membangkitkan Lazarus yang sudah mati 4 hari, maka Dia pun sanggup membangkitkan mimpi kita yang sudah mati, lalu bersama-Nya kita merealisasikan visi, mimpi serta tujuan hidup kita di dunia ini.

Ingat kita bukan orang-orang biasa!
Kita istimewa, spesial, unik, satu-satunya di dunia ini, membawa misi Tuhan yang tak tergantikan. Don’t Limit God!
Jangan batasi Allah!
Kita hanya perlu bersedia menjadi bejana kosong, yang rela menyalurkan-Nya melalui kehidupan kita.
It’s all about God, not me

Mari kita laksanakan! Tuhan Yesus memberkati…

Peace is not just the absence of anxiety and fear. PEACE IS THE PRESENCE AND ATMOSPHERE OF GOD.

Kedamaian bukan hanya ketiadaan kecemasan dan ketakutan. DAMAI ADALAH KEHADIRAN DAN SUASANA DI DALAM HADIRAT TUHAN.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
“Injil Klise.”
“Dapatkah Anda melihat yang tak terlihat?”
MEMPROGRAM DIRI u/ SUKSES & BAHAGIA