Articles

Di Mana Berkat Tuhan Tersimpan?

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Di Mana Berkat Tuhan Tersimpan?

Berkat Tuhan adalah kuasa serta tujuan Tuhan untuk memakmurkan, melindungi dan meneguhkan kehidupan yang berkelimpahan yang dianugerahkan-Nya ke dalam kehidupan anak-anak-Nya.

Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, dan tidak ada kesusahan yang mengikutinya. (Ams. 10:22)

Menjadi “kaya” di dalam Tuhan mencakup kemakmuran di setiap level kehidupan; baik spiritual, mental, emosional, fisik, relasional, dan bahkan material.
Berkat-Nya untuk menunjukkan kebaikan-Nya melalui kita kepada dunia, supaya kita bisa menjadi berkat bagi orang-orang di sekitar kita.

“Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga.”
Efesus 1:3 TB

Berkat kita ditemukan di dalam Kristus. Berkat itu melekat pada Injil.

“Dan aku tahu, bahwa jika aku datang mengunjungi kamu, aku akan melakukannya dengan penuh berkat Kristus.”
Roma 15:29 TB

Harapan kita sebagai anak-anak Tuhan, seharusnya berharap melihat serta mengalami kuasa berkat-Nya di dalam kehidupan kita. Keberadaan Tuhan yang hidup di dalam kita, seharusnya mengubah secara nyata bagaimana cara kita menghidupi setiap aspek kehidupan kita.

Ketika tabut Allah yang menyatakan kehadiran-Nya, diangkut ke Yerusalem, untuk sementara waktu, tabut itu ditampung di rumah Obed-Edom. Apa dampak kehadiran Tuhan di rumah ini?

Tiga bulan lamanya tabut Allah itu tinggal pada keluarga Obed-Edom di rumahnya dan Tuhan memberkati keluarga Obed-Edom dan segala yang dipunyainya.
1 Tawarikh 13:14 TB

Kita memiliki sesuatu yang jauh lebih besar daripada tabut Tuhan secara fisik, di dalam kehidupan kita. Kita memiliki Tuhan yang tinggal di dalam kita! Kita adalah bait-Nya. Bukankah seharusnya ada berkat nyata yang disebabkan oleh Tuhan, yang berdiam di dalam kehidupan kita?

“Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya Tuhan itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!”
Mazmur 34:9 TB

Apakah Anda mengharapkan berkat-Nya, atau justru Anda memilih menghidupi di tingkat kehidupan yang lebih rendah? Jika Anda tidak percaya pada adanya berkat, Anda tidak akan pernah tahu potensi dan kekuatannya.


Berkat-Nya tersedia lengkap di dalam roh kita, bersamaan dengan kehadiran Allah dalam hati kita.
Lalu apa sebabnya, kita tidak bisa merealisasikan berkat-Nya secara utuh?
Bahkan kadang terasa On & Off. Kadang diterima dan kadang tidak?

Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.
Ibrani 11:1 TB

Dibutuhkan iman untuk merealisasikan janji-janji-Nya.
Sementara iman berbanding lurus dengan pengerahuan kita akan Firman Tuhan. Ada berbagai cara yang berbeda untuk merealisasikannya dan rahasianya tersimpan di dalam Alkitab.

What you don’t know, can kill you…
Apa yang tidak kamu ketahui, dapat membunuhmu…

Sementara Hosea 4:6 berkata,
Umat-Ku binasa karena kurang pengetahuan (tidak mengenal Allah)”

Kekayaannya sudah lengkap tersedia di dalam kita, Alkitab yang berisi petunjuk cara merealisasikannya, juga sudah kita miliki.
Tergantung diri kita sendiri, Bersediakah kita menggali, menghidupi dan meraih harta kekayaan itu?
Pilihan ada di tangan kita!

Acknowledging THE GOOD thay you already have in Your Life Is The Foundation for All ABUNDACE. – Eckhart Tole.

Mengakui KEBAIKAN yang telah Anda miliki di dalam Kehidupan Anda merupakan Fondasi untuk Meraih Semua Kelimpahan – Eckhart Tolle.

Sumber: “The Blessing of the Lord” – Barry Bennett.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Apa yang terjadi ketika Yesus memberikan otoritas kepada para murid?
“Tuhan Bukanlah Variabelnya.”
“Benih.”