Articles

Wow..Ternyata Iman Kita Bisa Menyembuhkan Orang Lain!

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Wow..Ternyata Iman Kita Bisa Menyembuhkan Orang Lain!

Banyak penderita sakit yang mendapatkan diri mereka berada di dalam ketidakberdayaan. Orang-orang percaya mencoba memotivasi, supaya iman mereka meningkat dan disembuhkan, di sisi lain, orang-orang yang tidak percaya hanya berharap kepada bantuan medis saja.
Bagaimana jika kita mengubah mindset, memandang kesembuhan sebagai ekspresi kebaikan Tuhan, sedangkan sebagai Tubuh Kristus, kita dapat memberikan anugerah kesembuhan bagi si penderita sakit?

“Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.”
Matius 10:8 TB

Kelahiran baru merupakan transaksi spiritual. Karenanya, dibutuhkan iman pribadi.
Sedangkan kesembuhan merupakan transaksi fisik. Kesembuhan bisa diberikan sebagai anugerah kasih melalui iman orang lain, kepada tubuh si penderita sakit.

Wow…. Sungguh pemahaman baru yang diajarkan oleh Barry Bennett yang semula tidak pernah terpikirkan.
Dengan demikian, sebagai Tubuh Kristus, kita tidak hanya menguatkan, tetapi bisa bersepakat dalam iman, agar anugerah kesembuhan dapat diterima dan direalisasikan pada tubuh saudara kita yang sakit.

Ayat pendukungnya mana?
Karena dosa seluruh dunia telah diselesaikan di kayu salib, maka ada pembenaran hidup bagi semua orang (Rm. 5:16-17), dan Allah tidak memperhitungkan dosa kepada kita (2 Kor. 5:19). Karena dosa tidak menghalangi (1 Yohanes 2:2), maka Anugerah Kesembuhan Tersedia Bagi SEMUA ORANG.
Itu merupakan ekspresi kebaikan Tuhan.

Dahsyat!!!

Percaya kepada kebenaran adalah tindakan iman pribadi. Menerima kesembuhan bisa merupakan tindakan iman pribadi, Pemberian Melalui Iman Orang Lain, atau melalui kebaikan Tuhan semata, bukankah Tuhan menurunkan hujan-Nya atas orang benar dan orang tidak benar?

Petrus memiliki iman untuk orang lumpuh dalam Kisah Para Rasul 3.
Sang Perwira itu memiliki iman untuk hambanya.
Ibu non-Yahudi, seorang Kanaan, memiliki iman untuk putrinya yang tersiksa karena ulah setan.
Yairus memiliki iman untuk putrinya.
Dalam setiap kasus ini, iman orang lainlah yang membawa anugerah kesembuhan bagi orang yang sakit dan menderita.

Dengan cara yang sama, iman kita juga bisa menyembuhkan penyakit orang lain.

Yesus berbelas kasihan kepada banyak orang dan menyembuhkan mereka yang sakit (Mat. 14:14).
Bahkan Yesus menyembuhkan tanpa syarat. Tidak pernah mengurus dosanya atau memberikan syarat-syarat tertentu.
“Jangan berbuat dosa lagi…,” demikian pesan-Nya setelah sembuh.

Yesus memiliki belas kasihan pada seorang janda yang membawa putranya yang telah meninggal dalam perjalanan ke kuburan. Baik ibu maupun anak yang meninggal itu, tidak memiliki iman. Kebaikan Allah melalui iman Yesuslah yang membangkitkan dia dari kematian.

Daripada menempatkan orang yang sedang sakit dan menderita di bawah tekanan dan beban, untuk meningkatkan imannya agar kesembuhan mereka tercipta, kita bisa menjadi saluran bejana kasih Tuhan, yang membawa kesembuhan bagi mereka. Tuhan itu baik.

Praktik yuk…..

You can have Impact wherever you Go – Charis

Anda bisa memberikan Dampak ke mana pun Anda pergi – Charis

Sumber: A Gift of Healing – Barry Bennet.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
“Love From A Distance? Kadang Perlu!”
Semuanya Akan Berlalu…. Dan Semua Baik-baik Saja!
“Tidak Ada Penghukuman.”