Articles

Makmur ala Dunia VS Makmur Alkitabiah.

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Makmur ala Dunia VS Makmur Alkitabiah.

Membahas kemakmuran selalu menimbulkan kontroversi.
Beberapa hari lalu saya post artikel:
Theologi Kemakmuran VS Kemakmuran Tuhan Yang Sejati.
Protes pun berdatangan.

Yang belum baca bisa KLIK:
https://yennyindra.com/2022/06/8896/

Sebelum dilanjut, alangkah baiknya kita menyamakan persepsi terlebih dahulu, definisinya, supaya gak miscommunication.

Kata yang sama, Prosperity, Kemakmuran, tetapi definisi dunia berbeda dengan definisi alkitabiah.

Menurut dunia, Kemakmuran diukur dari banyaknya uang, aset, pengakuan di majalah, surat kabar, TV mau pun social media.
Tujuannya, tentu untuk memperbesar perusahaan dan dirinya sendiri atau keluarga atau grup usahanya. Ada juga sich sebagian disalurkan untuk dana-dana sosial.

Secara Alkitabiah,
Makmur = Roti (cukup untuk diri sendiri) + Benih (extra untuk dibagikan kepada orang lain).  2 korintus 9:10.
Asalkan kebutuhan kita tercukupi, dan masih punya extra untuk berbagi, itu sudah makmur.

Jika kita setia dengan yang sedikit Tuhan percayakan, maka seperti yang diberi 5 talenta, dipercayakan lagi 5 talenta. Ini cara kerja Kerajaan Allah. Pelipatgandaan terjadi dengan cara demikian. Kita pengelola dari miliknya Tuhan. Dialah sumber berkat kita.

Tuhan tidak memberi kita uang tetapi memberi urapan dan potensi agar kita bisa meraih kekayaan. Ulangan 8:18.

Definisi resmi Kemakmuran:
Having enough of God supply to accomplish God’s instructions.
Memiliki cukup persediaan Tuhan Untuk Menyelesaikan Perintah-Perintah Tuhan.

Ukuran kesuksesannya, BUKAN diukur oleh berapa banyak uang atau aset yang disimpan bagi diri sendiri, melainkan berapa banyak uang yang dipergunakan untuk merealisasikan perintah-perintah-Nya serta membuat kehidupan orang lain menjadi lebih baik.

Apa perintah Tuhan?
Mengabarkan Kabar Baik dan Memuridkan.

******
Banyaknya protes, karena mengira kemakmuran yang dimaksud adalah sesuai definisi dunia. Makmur harus memiliki rumah banyak dan mobil berderet.

Nach… Uang penting ga?
Penting! Karena uang adalah alat tukar yang memudahkan kita untuk menjual dan membeli.
Uang itu netral, tidak jahat dan juga tidak baik.
Uang hanyalah alat. Tergantung di tangan siapa yang mengelola dan digunakan untuk apa?

Pelayanan, membantu anak panti asuhan, sekolah gratis, pengabaran Kabar Baik serta Pemuridan, semua butuh dana.
Para pelayan butuh support dana supaya mereka gak usah lagi mikirin kebutuhan hidup sehari-hari, lalu bisa fokus melayani.

*****
“Bu Yenny, kasihan orang yang tidak mampu yang membaca artikel ibu….”

Sesungguhnya setiap orang yang menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadinya, sudah ditebus dari kutuk dosa, diberikan kemakmuran, kelimpahan, kesehatan, hikmat dan ANUGERAH yang SAMA di dalam rohnya. Semua gratis, sudah dibayar lunas oleh Yesus di atas kayu Salib.

Injil adalah kekuatan Allah yang melepaskan dampak keselamatan dalam hidup kita. Keselamatan lebih dari sekedar dilahirkan kembali. Ini mengacu pada setiap keuntungan yang menjadi hak orang percaya melalui Yesus.  Oleh karena itu, jika kita tidak mengalami kelimpahan yang Yesus sediakan bagi kita – dalam setiap area kehidupan kita – artinya kita memiliki masalah dalam memahami dan/atau memercayai Injil. (dari buku Romans – Andrew Wommack hal. 18)

Mengapa tidak semua mengalami kemakmuran, ada yang bahkan sangat berkekurangan?
Kemakmuran yang diterima, berbanding lurus dengan pengetahuan akan kebenaran dan pengenalan kita akan Allah.

Itulah sebabnya Tuhan memerintahkan kita menjadi murid, agar bisa menerima full segala yang sudah disediakan-Nya.

Umat-Ku binasa karena Tidak Mengenal Allah; karena engkaulah yang Menolak Pengenalan itu maka Aku menolak engkau menjadi imam-Ku; dan karena engkau Melupakan Pengajaran Allahmu, maka Aku juga akan melupakan anak-anakmu. Hosea 4:6 TB

Dulu banyak hal yang saya pun tidak tahu. Akibatnya kerap salah mindset, salah berespon mau pun bertindak.
Sampai saya sekolah, barulah saya mengerti.

Saking bersyukurnya, saya berpikir, mengapa saya tidak membagikan hal ini melalui Seruput Kopi Cantik atau Gospel Truth’s Cakes? Tidak semua teman punya waktu atau mau sekolah… Dengan cara demikian saya bisa berbagi rahasia siap pakai, yang mudah dipraktekkan. Banyak teman-teman yang hidupnya diberkati karenanya.

Saya sadar, menulis tentang Kemakmuran, akan menimbulkan kontroversi. Tetapi siapa yang mau membagikan kebenaran ini? Sampai kapan mereka akan terpuruk karena tidak ada yang memberitahukannya?

Ketika seseorang memahami Kebenaran, Maka Kebenaran itu Akan Memerdekakannya.

*****
“Hanna, kalau saya bantu uang, sebentar habis dan hidup kamu akan begitu-begitu saja. Saya support Hanna sekolah di Charis saja…,” ujar teman Hanna.

Jadilah Hanna murid Charis, sebelum terjadi pandemi. Single Mom dengan 2 anak yang masih SMP dan kuliah, tentu tidak mudah. Hanna menjadi driver taxi online.
Hanna rajin dan tekun belajar.

“Ci Yenny, Firman Tuhan itu benar-benar luar biasa. Saya sebelum pandemi, kerap terlambat bayar cicilan mobil tetapi pandemi, saat orang lain bilang sepi, saya justru diberkati. Pembayaran cicilan mobil lancar,” Hanna bercerita dengan ceria,
“Teman-teman banyak yang ucapannya negatif, putus asa, justru saya yang menguatkan mereka. Ada saja langganan-langganan baru yang tidak terduga. Tripnya jauh-jauh pula, kan lumayan… Teman-teman melihat hidup saya berbeda. Mereka tahu karena saya beriman. Janji Tuhan Ya & Amin.”
Nama Tuhan dipermuliakan. Mereka melihat Allah melalui Hanna.

Hanna juga pintar menabung. Meski adiknya bersedia support biaya keberangkatan anaknya, Stevan, ke Taiwan, tetapi Hanna tetap menabung supaya tidak memberatkan adiknya.
Ketika kebenaran firman Tuhan, direnungkan, diperkatakan, dan dihidupi maka hasilnya, hal-hal supernatural terjadi.

Tuhan juga buka jalan sehingga Stevan diterima untuk sekolah di Taiwan.
“Mimpi juga engga… Saya bisa sekolahin anak ke luar negeri.” ujar Hanna. Yang tidak terpikirkan, Tuhan sediakan.

Mimpi Tuhan buat Stevan & Hanna seukuran Allah. Sekarang Hanna masuk level 2 Sekolah Charis dengan biaya sendiri. Hanna beriman, Tuhan pun menggerakkan putrinya, Stevi, yang sudah bekerja, support separuh biayanya. Stevi melihat perubahan Hanna. Jalan Tuhan tak terduga.

Dan kamu akan mengetahui Kebenaran dan Kebenaran itu akan Memerdekakanmu, terbukti!

****
Michael & Lenny, teman di Sekolah Charis. Masuk sekolah karena ada sponsor, dalam keadaan terpuruk karena pandemi.

Mereka Event Organizers dan berbisnis Contractor Expo dengan nama “Beth Biri Production”.
Rekening bank atas nama Michael sudah nol. Tinggal rekening an. Lenny yang masih ada saldo untuk putaran dan hidup, jumlahnya tidak seberapa.

“Awal sekolah hingga 3 bulan kemudian, tidak ada yang terjadi. Seperti biasa, gak ada terobosan. Tetapi yang membedakan, hati kami terasa tenang dan damai meski masalahnya tetap sama. Dan ini penting sekali, kami bisa tidur nyenyak dan memiliki harapan,” mereka berdua mengawali kisahnya,

“Hingga kami belajar pelajaran” Prosperity God’s Way” – Makmur dengan Cara Allah, yang diajarkan Greg Mohr.
Lalu suatu malam, saya ‘mendengar’ Tuhan mendorong agar semua sisa uang di rekening Bank, dipersembahkan untuk Tuhan,” Lenny bercerita,
“Saya cerita ke Michael. Dan dia hanya berkomentar, kalau kamu yakin itu dari Tuhan, mari kita laksanakan! Dan betul-betul seluruh isi tabungan diambil dan dipersembahkan ke gereja dan Charis.

Tidak ada sesuatu yang terjadi. 3 minggu kemudian, ada telpon masuk. Project pameran yang sebelumnya mereka sudah kalah bersaing, tiba-tiba memberi kabar agar mereka ke Bali untuk survey. Lengkap dengan hotel, biaya perjalanan plus uang saku. Jadilah mereka sudah 2 tahun gak liburan, sekarang bisa liburan bersama anak-anak juga.
Wow…
Dan terobosan demi terobosan terjadi…. Hingga mereka berkelimpahan, sekarang justru sibuk berbagi dan melayani.

Kembali terbukti: kamu akan mengetahui kebenaran dan kebenaran itu akan Memerdekakanmu!
*****

Keberhasilan bukanlah formula.
Kemakmuran, kesuksesan dan keberhasilan tercipta, ketika kita merenungkan kebenaran firman-Nya dan mengenal Allah dengan benar. Itulah bukti Injil dipahami dan dihidupi.

Penyertaan Tuhan itu kasat mata, dan bisa dirasakan tidak hanya oleh kita sendiri, tetapi oleh orang-orang di sekeliling kita juga.
Bukankah kita terang dan garam dunia?

Every need you have can be met by the Word of God

Setiap kebutuhan yang Anda miliki dapat dipenuhi oleh Firman Tuhan

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
*MPOIN PLUS & PIPAKU*
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

#gospeltruth’scakes
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Apakah Hidup Kita Dibentuk oleh Ketakutan?
Intimidasi Senjata Iblis Menyerang Kita. (Healing Part 7)
“Tuhan Bukanlah Variabelnya.”