Articles

Mengapa Firman Ditulis?”

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Mengapa Firman Ditulis?”

Seberapa pentingkah kita menempatkan Firman Tuhan yang tertulis?
Seberapa pentingkah bagi Allah untuk menuliskan Firman-Nya?
Saya mengetik kata ‘tertulis’ dan ‘menulis’ ke dalam fitur pencarian program Alkitab saya, dan kewalahan dengan jumlah referensi yang ‘tertulis’.

Berkali-kali Tuhan memerintahkan agar firman-Nya ditulis untuk generasi mendatang.

Lalu TUHAN menjawab aku, demikian:
“Tuliskanlah penglihatan itu dan ukirkanlah itu pada loh-loh, supaya orang sambil lalu dapat membacanya.”
Habakuk 2:2 (TB).

Paulus menyatakan bahwa tulisannya sendiri adalah Firman Tuhan.
“Jika seorang menganggap dirinya nabi atau orang yang mendapat karunia rohani, ia harus sadar, bahwa apa yang kukatakan kepadamu adalah perintah Tuhan.”
1 Korintus 14:37 (TB).

Injil ditulis agar kita percaya kepada Yesus.
Tidak ada petunjuk, bahwa Injil tidak dapat dipercaya atau memiliki tanggal kedaluwarsa.

“Memang masih banyak tanda lain yang dibuat Yesus di depan mata murid-murid-Nya, yang tidak tercatat dalam kitab ini,
tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya.”
Yohanes 20:30-31 (TB).

Perjanjian Lama (yang dirujuk dan dikutip ratusan kali dalam Perjanjian Baru) ditulis untuk pembelajaran kita agar kita memiliki harapan.

“Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci.
Roma 15:4 (TB).

Inilah beberapa contoh singkat yang hanya menyentuh permukaan tentang pentingnya mempercayai dan mematuhi apa yang tertulis.
Jika Yesus mendasarkan hidup dan pelayanan-Nya pada apa yang tertulis, saya percaya bahwa kita dapat memiliki keyakinan yang sama bahwa kita tidak berurusan dengan dokumen buatan manusia yang bisa salah, melainkan dengan Firman Allah yang hidup.

“….. tidakkah kamu baca apa yang difirmankan Allah?
Matius 22:31 (TB).

[Repost ; “Why was it written?”, – Barry Bennett, Penerjemah Yenny Indra].

??YennyIndra??
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
?? MPOIN PLUS & PIPAKU ??
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

? Gospel Truth’s Cakes ?
? Yenny Indra ?

Mengapa Firman Ditulis?”

Seberapa pentingkah kita menempatkan Firman Tuhan yang tertulis?
Seberapa pentingkah bagi Allah untuk menuliskan Firman-Nya?
Saya mengetik kata ‘tertulis’ dan ‘menulis’ ke dalam fitur pencarian program Alkitab saya, dan kewalahan dengan jumlah referensi yang ‘tertulis’.

Berkali-kali Tuhan memerintahkan agar firman-Nya ditulis untuk generasi mendatang.

Lalu TUHAN menjawab aku, demikian:
“Tuliskanlah penglihatan itu dan ukirkanlah itu pada loh-loh, supaya orang sambil lalu dapat membacanya.”
Habakuk 2:2 (TB).

Paulus menyatakan bahwa tulisannya sendiri adalah Firman Tuhan.
“Jika seorang menganggap dirinya nabi atau orang yang mendapat karunia rohani, ia harus sadar, bahwa apa yang kukatakan kepadamu adalah perintah Tuhan.”
1 Korintus 14:37 (TB).

Injil ditulis agar kita percaya kepada Yesus.
Tidak ada petunjuk, bahwa Injil tidak dapat dipercaya atau memiliki tanggal kedaluwarsa.

“Memang masih banyak tanda lain yang dibuat Yesus di depan mata murid-murid-Nya, yang tidak tercatat dalam kitab ini,
tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya.”
Yohanes 20:30-31 (TB).

Perjanjian Lama (yang dirujuk dan dikutip ratusan kali dalam Perjanjian Baru) ditulis untuk pembelajaran kita agar kita memiliki harapan.

“Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci.
Roma 15:4 (TB).

Inilah beberapa contoh singkat yang hanya menyentuh permukaan tentang pentingnya mempercayai dan mematuhi apa yang tertulis.
Jika Yesus mendasarkan hidup dan pelayanan-Nya pada apa yang tertulis, saya percaya bahwa kita dapat memiliki keyakinan yang sama bahwa kita tidak berurusan dengan dokumen buatan manusia yang bisa salah, melainkan dengan Firman Allah yang hidup.

“….. tidakkah kamu baca apa yang difirmankan Allah?
Matius 22:31 (TB).

[Repost ; “Why was it written?”, – Barry Bennett, Penerjemah Yenny Indra].

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Cara Hidup Yang Dikehendaki Tuhan…
“Apakah Anda Mendengarkan Dia?”
Mana yang lebih dulu, Tuhan atau Keluarga?”