Articles

Adakah Sesuatu Yang Hilang?”

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

Adakah Sesuatu Yang Hilang?”

Sebagai seorang guru, saya terus-menerus mengevaluasi pengajaran saya mau pun pengajaran orang lain.
Saya tidak memiliki bayangan, bahwa saya memiliki semua jawaban. Kita semua tahu sebagian. Saya telah dipengaruhi oleh guru-guru hebat dan terkenal lainnya selama bertahun-tahun. Saya membaca sebuah buku tadi malam, yang memberkati saya bertahun-tahun yang lalu, tetapi kali ini tampak mandul. Kebenaran yang disajikannya, lebih berupa formula untuk berpindah dari titik A ke titik B. Informasi itu benar, tetapi ada sesuatu yang hilang.

Saya tidak akan menganggap bukunya menangkap kedalaman penuh perjalanannya dengan Tuhan, tetapi itu memicu sesuatu dalam diri saya yang ingin saya bagikan dengan Anda.

“Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”
Yohanes 14:6 (TB).

Mungkinkah banyak dari kita telah memahami bahwa Yesus adalah Jalan dan Kebenaran, tetapi kita kehilangan dinamika penuh Kehidupan?
Bisakah kita memisahkan Kebenaran dari Kehidupan, dan masih memiliki Kehidupan?
Sebagai seorang guru selama bertahun-tahun, saya dapat melihat ke belakang dan melihat di mana saya bersalah dalam hal ini. Kebenaran itu kuat, dan Kebenaran membebaskan orang (Yohanes 8:31-32), tetapi Kebenaran (ajaran yang baik dalam konteks ini), tidak dapat berdiri sendiri terpisah dari Kehidupan.

Apa yang saya katakan adalah : Hidup tercipta karena persekutuan dengan Tuhan. Adam dan Hawa harus berjalan dan berbicara dengan Tuhan di Taman. Kebenaran akan datang dari persekutuan. Begitu sering kita berbicara tentang “hubungan” dengan Tuhan, tetapi jarang kita berbicara tentang “persekutuan”. Hubungan itu dengan darah. Persaudaraan terjalin karena pilihan.

Kebenaran yang terpisah dari Kehidupan bisa menjadi formula. Kebenaran yang muncul dari persekutuan dengan Bapa akan menjadi hidup. Yohanes memahami ini dan mengatakannya seperti ini:

“Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamu pun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus.”
1 Yohanes 1:3 (TB).

“Persekutuan kita adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Putra-Nya.”
Apa yang dilihat dan didengar dalam persekutuan atau relationship itu, merupakan kebenaran yang dinyatakan bagi kita.
(note: iluminasi/pewahyuan/rhema, perkataan Tuhan yang spesifik untuk kita).

Sebelum kita memiliki persekutuan yang benar, (-hingga tercipta relasi yang intim dan bisa mendapatkan iluminasi/pewahyuan/rhema-), kita akan terjebak dengan formula dan frustrasi.

Saya pernah mengalaminya dan mungkin Anda juga pernah mengalaminya. Saya mendorong Anda agar memiliki persekutuan dengan Bapa. Biarkan Dia mengungkapkan kebenaran Firman-Nya kepada Anda. Itu tidak akan pernah menjadi formula. Ini akan menjadi Kehidupan.

[Repost : “Is Something Missing?”, – Barry Bennett, diterjemahkan oleh Yenny Indra].

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
“Cara Melepaskan Kesembuhan.”
“Hati: Pabriknya Iman!”
Membangun Hati Yang Baru