Articles

“DARI KOMPENSASI MENJADI MULTIPLIKASI.”

*Gospel Truth’s Cakes*
*Yenny Indra*

DARI KOMPENSASI MENJADI MULTIPLIKASI.”

Sebagian besar dari kita terlalu akrab bekerja demi mendapatkan gaji. Kita menginvestasikan 40 jam waktu selama seminggu ke dalam bisnis kita sendiri, atau usaha seseorang untuk mendapatkan kompensasi alias gaji atau keuntungan. 
Apa yang kita lakukan dengan uang itu, benar-benar cerminan dari apa yang kita pikirkan tentang diri kita dan keluarga.  Beberapa mungkin menghambur-hamburkan gaji mereka, yang lain mungkin menimbunnya dan yang lain lagi dengan rajin melakukan apa yang mereka bisa untuk mengurus keluarga atau kebutuhan lainnya.

Kita memahami tanggung jawab bekerja untuk menyediakan kebutuhan.
“Jika seseorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan.” 
(2 Tesalonika 3:10)
“Tetapi jika ada seorang yang tidak memeliharakan sanak saudaranya, apalagi seisi rumahnya, orang itu murtad dan lebih buruk dari orang yang tidak beriman.”
1 Timotius 5:8 (TB).

Apakah sumber daya kita terbatas hanya pada kompensasi sederhana dari hasil kerja kita semata? 
Apakah ada dimensi lain dari berkat dan sumber daya yang tersedia? 
Paulus mengungkapkan janji luar biasa yang dapat mengubah kompensasi yang kita terima, menjadi pelipatgandaan. 
“Ia yang menyediakan benih bagi penabur, dan roti untuk dimakan, Ia juga yang akan menyediakan benih bagi kamu dan melipatgandakannya dan menumbuhkan buah-buah kebenaranmu;”
2 Korintus 9:10 (TB).

Pertama, kita harus mengakui bahwa uang yang kita peroleh berasal dari Tuhan.
Pekerjaan kita hanyalah saluran, yang melaluinya, Tuhan memenuhi kebutuhan kita. Namun, Tuhan tidak hanya menyediakan roti untuk dimakan, tetapi juga benih untuk ditabur. 
Di sinilah letak rahasia kelimpahan! 

Bagaimana kita ‘melihat’ uang kita (roti untuk dimakan) menentukan potensi kita untuk mengalami pelipatgandaan. 
“Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.”
2 Korintus 4:18 (TB)

Jika kita dapat membuka mata rohani kita dan ‘melihat’ uang kita lebih dari sekadar roti, tetapi juga sebagai benih, mulailah kita berjalan dalam kelimpahan yang telah disediakan Tuhan. 

Apa yang kita tabur ke dalam hidup orang lain dan ke dalam perkabaran Injil adalah benih. Setiap benih mengandung potensi untuk memperoleh panen.
Tuhanlah yang memberikan peningkatan. 
Inilah cara Tuhan mengangkat kita dari keterbatasan kehidupan alami dan mendorong kita ke dalam pelipatgandaan berkat.

“Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan.”
2 Korintus 9:8 (TB).

[Repost : “FROM COMPENSATION TO MULTIPLICATION”, – Barry Bennett, diterjemahkan oleh Yenny Indra].

YennyIndra
TANGKI AIR *ANTI VIRUS* & PIPA PVC
*MPOIN PLUS & PIPAKU*
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

#gospeltruth’scakes
#yennyindra
#InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan
#mengenalTuhan #FirmanTuhan

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
“Apakah INJIL Itu?”
True Story: Terror At Tenerife. Rahasia Luput Dari Kematian & Krisis Kehidupan. (Survival Kit 3)
Kehidupan Yang Berkelimpahan.