Articles

Kisah Apik Di Balik Charis Graduation & Promotion.

https://mpoin.com/

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Kisah Apik Di Balik Charis Graduation & Promotion.

Yeaaaayyyy… Akhirnya lulus!
Bagi teman-teman CJ 1 (Charis Jakarta angkatan 1), 4 tahun sudah mereka belajar bersama. Sedangkan bagi saya sekitar 3 tahun karena level 1 saya ambil program koresponden.
Banyak pengalaman dan pembentukan terutama karakter, terjadi.
Saat menoleh ke belakang, kami sadar betapa kami sudah bertumbuh dan makin dewasa rohani. Menemukan komunitas yang positif, di mana kami bisa saling mengingatkan prinsip-prinsip yang dipelajari dari para guru di Sekolah Charis.

Kami tidak sekedar belajar doktrin tetapi kami belajar membangun relationship dengan Tuhan. Sekarang Tuhan nyata berkarya dalam kehidupan kami setiap hari. Ini yang langka!


Sekolah Charis bisa ada di Indonesia karena ada P. Irwan & B. Angeline yang berani mengambil langkah hebat dan berani.

Beliau bercerita, saat sekolah di Charis Colorado, ada pembicara dahsyat yang hadir. Di saat sang pembicara mendoakan seorang siswa Indonesia lain yang hadir, kata-kata nubuatan tentang Indonesia yang dahsyat dilontarkan.

Meski bukan mereka yang menerima nubuatan, tetapi mereka meraihnya dengan iman serta bertindak. Saat itu mereka masih level 2, lalu melanjutkan level 3 di Hongkong dengan membawa misi untuk mendirikan Sekolah Charis di Indonesia.

Thanks P. Iwan & B. Angeline sehingga Sekolah Charis bisa ada di Indonesia!

Pelajarannya:
Kehendak Tuhan tidak akan pernah gagal, meski ada yang mengabaikannya. Jika kita tidak bersedia dipakai, Tuhan bisa memakai orang lain yang bersedia.
Tentunya, kita sendiri yang rugi karena menolak atau mengabaikannya.
Tujuan hidup kita dicapai, karena kita bersedia taat dan setia.


Jalan Tuhan itu unik.
Suatu hari waktu buka kontak HP, terlihat nama Imam Syahroni. Anak muda yang saya kenal saat membeli apartemen di Johor, Malaysia. Karena sama-sama dari Surabaya, segera akrab. Dan kejadiannya sudah lama… beberapa tahun lalu.

Iseng saja, saya kirimi artikel Seruput Kopi Cantik. Mulailah kami suka saling menyapa.

“Kita ini punya otoritas lho… Eman klo gak dimanfaatkan,” ujar Imam suatu ketika.

“Oh ya… Ayoo ceritain,”

Mulailah Imam memberi ‘teaser’, sambil memperkenalkan buku “Otoritas Orang Percaya”, karya Andrew Wommack.

Segera saya membeli dan membacanya. Wow… Keren sekali.
Saya pun melaporkan apa yang saya dapat pada Imam.

“Ada sekolahnya juga di Jakarta. Mampir klo pas ke Jakarta,” Imam mengundang.

Saat sedang di Jakarta, saya pun ikut hadir dalam kelas.
Bisa dibayangkan, semua murid sudah saling kenal, except me… ?
Nekad karena penasaran.

Ternyata memang benar-benar dahsyat. Tanpa ditunda lagi, hari itu juga saya ambil formulir pendaftaran dan langsung join.

Hidup saya berubah…
Cara Tuhan menangkap saya, terpikir saja tidak. Mungkin Imam pun tidak menyangka, ngobrol iseng, bisa menghasilkan ‘buah’ yang mengubah hidup seseorang yaitu YennyIndra.
Thanks Bro Imam…. !!!
Kamu ‘malaikatku’

Pelajarannya:
Tabur saja info kebaikan ke mana saja. Kita tidak pernah tahu mana yang akan tumbuh. Dan itu tugasnya Tuhan. Tugas kita hanyalah setia berbagi.


CJ1 graduation (lulus level 2) bersama dengan Promotion CJ3 (lulus level 1).
Nach hebatnya, sebagai wakil CJ3 yang speech Drg. Iwan.
Sementara wakil CJ1 yang speech Drg Henny Oetami, istri Drg. Iwan.
Suami istri ini keren Abis.

P. Iwan seperti biasa membawakannya penuh humor hingga membuat semua peserta terpingkal-pingkal. Termasuk P. Chris Manusama tidak terkecuali…

Sepotong kalimat P. Iwan yang terus terngiang-ngiang di telinga,
“Saat hendak mengambil keputusan, saya berprinsip: Allah TIDAK BOLEH dirugikan! Allah harus mendapatkan tempat terbaik dalam kehidupan saya! Kalau saya mengambil keputusan ini, Tuhan dapat apa? Belajarlah melihat, seperti Tuhan melihat… Ketika saya dapat melihat dengan jelas seperti Tuhan melihat, maka saya tidak akan salah arah.”

Mak jleb!
Perenungan dan pewahyuan yang sangat dalam. Saya tahu, ini bukan P. Iwan, tetapi Tuhan yang sedang menyampaikan isi hatinya kepada saya!
Dan saya wajib mempraktekkan dan menghidupinya!

Bu Henny tidak kalah bagusnya. Dengan lugas mengingatkan, kami sudah lulus level 2, sekarang menyandang gelar alumni Charis.
Tetapi masih ada 1 langkah terakhir, level 3.
Lho koq masih sekolah lagi?

Level 2 sudah lulus secara teori, tetapi level 3 itu penerapan maksimalnya. Alangkah baiknya saat mempraktekkannya bersama-sama dengan teman yang satu visi. Kami bisa saling belajar dan membangun. Project-project besar menanti di depan.

“If you want to go fast, go alone. If you want to go far, go together” – African Proverb.

Jika ingin berjalan cepat, pergilah sendiri. Jika ingin berjalan jauh, pergilah bersama-sama” – Pepatah Afrika.

Bagaimana kalau…?
Begitu banyak kendala-kendala yang muncul memenuhi benak kita sebelum melangkah.
Tetapi saat melangkah dengan iman, penyediaan Tuhan terjadi. Semua kendala, ada solusinya. Bahkan lebih baik daripada yang bisa kita pikirkan.
Dulu saya tidak yakin level 2 bisa memenuhi persyaratan kehadiran minimum di kelas. Saya kan warga Surabaya. Siapa nyana ada pandemi? Saya nyaris gak pernah absen. Stay terus di Jakarta.

“Lama ya… 1 level 2 tahun…”

Ya kan sekolahnya 2 minggu sekali. Di rumah kami dapat tugas mendengarkan dan mempelajari 8 video pelajaran dari guru-guru dari Colorado, USA @50 menit. Saat di sekolah hari Sabtu, dibahas.

Kami yang sudah berkumpul 3-4 tahun, justru sudah kepikiran, bagaimana caranya supaya bisa terus berkumpul saat sudah lulus nanti.
Tidak mudah memperoleh komunitas yang membangun dan positif. Kami tetap hidup sangat normal di tengah pandemi. Sehat, bebas dari ketakutan dan bahagia.
Kalau Allah ada di pihakku, siapa dapat melawan aku?

Pelajarannya:
Dalam hidup, jalani bersama Tuhan.
Ambil langkah pertama dengan iman, maka Dia akan membimbing kita langkah demi langkah.
Tidak sekaligus….
Tetapi langkah demi langkah,
Dan setiap langkah merupakan suatu mujizat!

You will not hear GOD clearly on the SPECIFICS, if you don’t obey the GENERAL – Rich Kanyali.

Anda tidak akan mendengar perintah TUHAN yang SPESIFIK dengan jelas, jika Anda tidak mematuhi perintah-perintah-Nya yang UMUM – Kaya Kanyali.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK-
PEDULI KESEHATAN

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
“Sebuah kesaksian tentang Anugerah: Arthur Meintjes.”
Tribute To: Raden Hoentoro Hadiwidjojo Kolopaking (Ko Hoen).
Sudahkah Kita Menciptakan Kebahagiaan?