Articles

“Penyembuhan dan Trauma.”

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

“Penyembuhan dan Trauma.”

Kita tahu bahwa manusia terdiri dari roh, jiwa dan tubuh.
Secara umum kita dapat mendefinisikan jiwa sebagai pintu masuk menuju dimensi mental dan emosional. Jadi, ada empat area dalam hidup kita yang membutuhkan kekuatan pembaharuan dari Roh Kudus dan pemulihan Firman: roh kita, pikiran kita, emosi kita dan tubuh kita.

Keempat area ini dapat dibandingkan dengan empat ban mobil. Ketika satu ban kempes, pasti ada yang kehilangan fungsinya.
Jika dua ban kempes, situasinya kritis. Sayangnya, ada beberapa orang yang memiliki empat ban kempes dalam hidup mereka. Mereka tidak sehat secara rohani, mental, emosional mau pun fisik.

Keempat area ini saling berhubungan dalam banyak hal. Tantangan mental dapat memengaruhi emosi dan masalah emosional dapat memengaruhi pikiran. Kedua area ini dapat berdampak buruk pada kesehatan fisik, dan masalah fisik juga dapat berdampak negatif pada pikiran dan emosi. Masalah utamanya berada pada jiwa manusia. Jiwa yang tidak sehat, yaitu yang terlepas dari aliran kehidupan Tuhan yang terus menerus, dapat menimbulkan dampak yang lebih negatif daripada berbagai peristiwa kehidupan lainnya yang dapat menyebabkan kerusakan pada dimensi mental, emosional, dan fisik kehidupan.

Ini bukan tentang apakah seseorang diselamatkan (lahir baru), tetapi apakah mereka sehat secara rohani, mental, emosional serta fisik atau tidak. Penyembuhannya lebih dari sekedar masalah fisik. Sering kali, masalah fisik hanyalah gejala dari kebutuhan yang lebih besar.

Salah satu peristiwa yang paling berpotensi merusak dalam hidup adalah trauma. Peristiwa traumatis dapat mencakup kehilangan yang tidak terduga dari orang yang dikasihi, stres akut, bencana alam, perceraian, diagnosis medis yang negatif, masalah hukum, beban keuangan, putusnya hubungan dengan anak-anak atau orang tua, dll. Daftarnya bisa terus berlanjut.
Peristiwa semacam itu dapat memengaruhi keempat bidang kehidupan kita. Trauma emosional dan trauma mental dapat memicu reaksi fisik, baik dalam jangka pendek mau pun jangka panjang. Trauma fisik, seperti kecelakaan, dapat merusak stabilitas mental dan emosional. Jika kondisi rohani tidak teguh di dalam Kristus, trauma yang tidak terselesaikan dapat membawa kehancuran besar bagi kehidupan seseorang.

Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya, tetapi siapa akan memulihkan semangat yang patah?
Amsal 18:14 (TB).

Gangguan fisik dapat ditangani oleh seseorang yang memiliki roh yang kuat. Tetapi, bagaimana dengan mereka yang jiwanya ‘hancur’? Apakah seseorang pernah mengalami patah semangat?

“… tetapi kepedihan hati mematahkan semangat (membuat roh hancur).”
Amsal 15:13 (TB).

Dan apa akibat dari patah semangat?
“… ..Semangat yang patah mengeringkan tulang.” (Amsal 17:22).

Dengan demikian, kesedihan hati yang diakibatkan oleh berbagai macam trauma, pada akhirnya dapat ‘mengeringkan tulang’ yaitu berdampak negatif pada fisik. Sekali lagi, semua area ini saling berhubungan. Seperti rangkaian kartu domino, ketika yang pertama jatuh, yang lain bisa terkena dampaknya.

Apa jawabannya?

“Roh Tuhan ada pada-Ku, Karena Dia telah mengurapi Aku Untuk memberitakan Injil kepada orang miskin; Dia telah mengutus Aku untuk menyembuhkan yang patah hati, Untuk memberitakan kemerdekaan kepada para tawanan Dan memulihkan penglihatan bagi yang buta, Untuk membebaskan mereka yang tertindas; ” (Lukas 4:18).

Apapun penderitaan dan sumber penderitaan itu, Yesus datang untuk menyembuhkannya. Apakah kita menderita secara mental, emosional, fisik mau pun rohani, Yesuslah jawabannya.
Jiwa yang sehat, yang berada dalam persekutuan dengan Bapa dengan penuh iman, sukacita dan kasih, merupakan awal dari penyembuhan di setiap bidang kehidupan lainnya.

“Hati yang gembira adalah obat yang manjur”
(Amsal 17:22).

Bertekadlah untuk mengijinkan Firman dan Roh melahirkan harapan, baik secara mental mau pun emosional.
Mulailah hidup dengan pujian dan ucapan syukur.
Bersikaplah proaktif dalam menerima pelayanan Yesus di setiap bidang kehidupan kita.
Penyembuhan fisik yang kita cari mungkin saja terhalang oleh masalah di area lainnya.
Biarkan Tuhan menunjukkan akarnya dan kemudian biarkan Dia menyembuhkannya.

[Repost ; “Healing and Trauma”, – Barry Bennett, diterjemahkan oleh Yenny Indra].

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Semua Akan Baik-baik Saja… [Takut Mati ??? Ini Pengalaman Pak Giyono.]
“Apakah INJIL Itu?”
“Iman atau Ketakutan Pada Masa Sekarang Ini?”