Articles, Christianity

Konspirasi

Konspirasi.

“Jangan sebut persepakatan segala apa yang disebut bangsa ini persepakatan, dan apa yang mereka takuti janganlah kamu takuti dan janganlah gentar melihatnya.” Yesaya 8:12 (TB)

Sindrom Teori Konspirasi atau Persepakatan (istilah saya) adalah manifestasi dari semangat penuh ketakutan, yang merupakan buah dari pikiran yang belum diperbaharui.

Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.Roma 12:2 (TB)

Bukannya memperbaharui pikirannya dengan apa yang baik, berkenan dan sempurna sesuai dengan kehendak Tuhan, mereka justru fokus dan percaya pada teori konspirasi yang dipengaruhi oleh ketakutan manusia, lalu membayangkan kekuatan tak terlihat yang diam-diam mengendalikan kehidupan mereka.
Anda tidak bisa dipenuhi dengan pewahyuan kebaikan Tuhan, namun pada saat yang bersamaan, dipenuhi pula dengan ketakutan pada konspirasi manusia. Bahkan seandainya memang benar ada konspirasi di antara orang-orang yang terhilang, kegelapan mereka tidak bisa mematikan terang yang kita miliki, jika kita memilih untuk berjalan di dalam terang.

Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. Filipi 4:8 (TB)

Desakan sindrom teori konspirasi ini melanggar semua aturan. Teori konspirasi hanya bisa diterima dalam suasana ketidakpercayaan. Dan itu bukan atmosfer Roh Kudus. Pikiran kita mengkonsumsi hal-hal yang membawa damai sejahtera dan sukacita, atau justru ketakutan dan kecemasan.

Teori konspirasi seringkali tidak dapat dibuktikan atau sudah terbantahkan. Tetapi mereka yang percaya, akan menyangkal bukti yang bertentangan, dengan sanggahan,
“Itulah yang mereka inginkan supaya Anda percaya.”

Kita hidup di dunia di mana musuh membutakan pikiran orang-orang yang tidak percaya.
Yang lebih menyedihkan lagi, ketika pikiran orang-orang percaya juga membiarkan penipuan terhadap kebenaran terjadi, dan mereka meninggalkan kemurnian Injil karena kebingungan mental akibat teori konspirasi.
Tidak ada kehidupan yang diperoleh dalam mengejar hal-hal seperti itu.
Kesadaran akan apa yang sedang terjadi di dunia adalah satu hal. Obsesi dan kurangnya kedamaian adalah yang berbeda.
Berhati-hatilah jangan membiarkan apa pun mencuri kedamaian dalam hatimu.

Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.
2 Timotius 1:7 (TB)

Judul: Conspiracies.
Penulis: Barry Bennett
Translate: YennyIndra

 

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
God And Me.
“Iman Yang Terlihat.”
“Injil Klise.”