Articles, Self Motivation

MENGONTROL KEMARAHAN

.

Marah….

Kelihatannya hal yang wajar dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan. Banyak orang yang tampak manis di luar tetapi tidak segan-segan menumpahkan kemarahan kepada keluarganya dengan kata-kata yang menusuk dan sangat menyakitkan.  Keluarga yang sering dikatakan ‘paling berharga’ dalam hidupnya. Bahkan ada juga yang suka melakukan tindakan kekerasan saat marah.

.

Richard Wiseman dalam bukunya “Rip It Up” mengungkapkan hasil penelitian 400 orang anak selama 5 tahun, yang tumbuh dalam keluarga di mana orangtuanya kerapkali bertengkar. Anak-anak ini didiagnosa mudah depresi dan mengalami banyak pergumulan dalam kehidupannya di kemudian hari. Hal ini akan membuat mereka cenderung merasa tidak aman dan tidak bahagia.

.

.

Marah itu buruk. Kemarahan sering membuat kita bereaksi dengan bodoh, mengucapkan kata-kata sia-sia yang membuat kita menyesal nantinya dan menyakiti orang-orang di sekitar kita. Tidak hanya itu, dampaknya menimbulkan kepahitan dalam hati orang-orang yang sesungguhnya kita cintai.

.

Masalahnya, mengontrol emosi itu tidak mudah.

Yang menarik, psikolog Brad bushman dari Iowa university mengungkapkan bahwa orang yang mendoakan orang yang membuat mereka marah selama 5 menit maka kemarahannya akan jauh berkurang dibandingkan dengan orang yang tidak berdoa dan hanya memikirkan orang yang membuat mereka marah.

.

.

Dengan memanfaatkan penelitian ini, jika ada sesuatu yang membuat kita marah, sebelum berbicara atau melakukan suatu tindakan, lebih baik kita berdoa dulu, mendoakan orang yang membuat kita marah. Dalam doa, minta hikmat untuk menyelesaikan masalah yang ada. Dengan cara demikian, kita dapat menyelesaikan masalah dengan lebih baik, sabar, bijak dan anggun.

.

Lebih bijak lagi, jika kita berdiam diri dulu menanti hingga emosi kemarahan kita sudah reda atau dingin. Kalau perlu, tunggu hingga beberapa hari. Ketika kita menemukan saat yang tepat untuk membicarakan masalahnya, barulah kita bahas dan cari solusinya.

.

.

Dengan cara demikian, kita dapat menahan diri agar tidak mengeluarkan perkataan-perkataan yang menyakitkan, menghindari pertempuran yang tidak perlu dan kita dapat memberi teladan bagaimana menyelesaikan masalah dengan bijak serta memberi ketenangan bagi anak-anak kita. Mereka merasa aman karena memiliki orangtua yang dapat menyelesaikan perbedaan tanpa harus berperang.

.

Inilah tips praktis untuk mengendalikan kemarahan dengan anggun. Dengan memilih tindakan yang bijak, kita bangga dengan diri kita sendiri. Kita pun akan naik ke tingkat kedewasaan yang lebih tinggi. Secara umum, orang lebih menghargai orang bisa tetap Cool di tengah situasi yang membara. Itulah sikap seorang pemimpin yang layak jadi panutan. Mari kita sama-sama belajar! Selamat mencoba.

.

Dengan jawaban yang ramah,

kemarahan menjadi reda;

jawaban yang pedas membangkitkan amarah.

Amsal

.

Bicaralah ketika Anda marah dan

Anda akan mengucapkan pidato terbaik

yang Anda sesali selamanya.

Ambrose Bierce

.

OLEH: Yenny Indra

.

Photo from: http://midimick.com/anger.html

http://www.google.com/imgres?q=stupid+words+when+angry&um=1&hl=en&client=safari&sa=N&tbo=d&rls=en&biw=1366&bih=706&tbm=isch&tbnid=AOypDa94jp6JBM:&imgrefurl=http://www.jrcompton.com/words/poemagraphix/poemagraphics.shtml&docid=Uv81CHzf6KzyhM&imgurl=http://www.jrcompton.com/words/poemagraphix/Angry-Makes-Stupid.jpg&w=456&h=360&ei=AKwPUZSrE4bLrQeGmIHIDg&zoom=1

http://drsherryonline.com/tag/blogs/

http://fortheloveofourhusbands.blogspot.com/2012/11/prayer-changes-things-sometimes.html

tp://www.examiner.com/article/anger-management-poster-stay-control-of-your-anger-upgraded

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
“Legalisme [agamawi] bukan…..”
“Iman yang Hidup.”
Gulma (Rumput Liar).”

Leave Your Comment