Articles, Christianity

JAWABAN DOA

Ada saatnya dalam hidup, ketika doa yang kita panjatkan serasa tidak sampai kepadaNya. Sepi…. Tanpa jawaban. Tanpa ada perubahan. Bahkan mungkin saja keadaan nampak kian memburuk. Anak yang memberontak makin menjauh…. komunikasi dengan pasangan makin buntu… atau teman yang mengkhianati kita dalam berbisnis justru kelihatan makin makmur….sementara keadaan kita yang ‘dizalimi’ semakin hari semakin menurun. Atau pasangan yang kita harapkan menjadi pendamping seumur hidup justru meninggalkan kita. Masalah-masalah yang umum terjadi dalam kehidupan di sekeliling kita.

Kenyataan-kenyataan semacam ini seringkali membuat kita menjauh dari Tuhan dan berhenti berdoa. Berhenti berharap. Tidak ada gunanya berdoa…. Tidak ada keadilan….

.

Sesuatu yang kita lupa, bahwa hidup adalah perjalanan panjang dan bukan hanya sebuah momen. Mungkin saja saat ini kita merasa semuanya tidak adil dan menyakitkan. Jika kita bersedia menyerahkan permasalahan kita ke tangan Tuhan, maka Dia akan mengubah segala ketidakadilan yang kita alami menjadi kebaikan bagi kita. Hidup bersama Tuhan, akhirnya selalu happy ending. Ini yang harus kita pegang erat-erat. Mata dan otak kita sebagai manusia terlalu kecil untuk bisa memahami rancanganNya yang sempurna.

.

Seorang teman bersyukur tidak menikah dengan pria pujaannya. Pria itu ternyata mengalami stoke pada usia tiga puluh lima tahun. Seandainya saja dia menikah dengan pria tersebut maka dia harus merawatnya dan mengalami beban yang cukup berat di masa-masa anak-anaknya masih membutuhkan banyak biaya.

.

Seorang teman lain yang dikhianati oleh rekan bisnisnya, sehingga dia harus meninggalkan perusahaan yang mereka bangun bersama sejak muda. Tuhan membukakan jalan yang tidak terduga. Dia mendapat kesempatan memasuki bisnis baru yang memberikan keuntungan jauh lebih baik daripada bisnis lamanya. Sesuatu yang tidak akan dilakukannya jika dia masih berada pada bisnis lamanya. Tuhan ingin dia keluar dari zona nyaman, dan meraih sesuatu yang lebih besar.

.

Tuhan selalu mengatur yang terbaik untuk kita asalkan kita tetap berespon positif: terus beriman dan mempercayaiNya. Jangan pernah mencurigai Allah. Dia terlalu mengasihi kita. Serahkan hidup kita kepadaNya, berharaplah kepada-Nya, dan Ia akan menolong. Ia akan memunculkan kebenaran kita seperti terang, dan hak kita seperti siang. Yang terpenting kita tetap beriman dan menjaga sikap yang benar. Dia adalah Allah yang adil. Dia senantiasa merancangkan yang terbaik untuk kita.

.

Taatlah selalu kepada Allah

supaya masa depanmu terjamin, dan harapanmu tidak hilang.

Amsal

.

Lebih baik berlindung pada TUHAN,

daripada mengandalkan manusia.

Mazmur

.

OLEH: YENNY INDRA

.

Photo : http://bigsocietynhs.wordpress.com/2011/03/29/unfair-dealing-with-private-healthcare-tantrums/

http://amblessedbeyondmeasure.com/hearing-gods-voice/

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Konflik? Ini Cara Bijak Mengatasinya
“Injil Klise # 2 Segala sesuatu terjadi karena suatu alasan.”
Bahaya Preterism (Bagian 4), “Kapan Perjanjian Lama Berakhir?””

Leave Your Comment