Monthly Archives: Mar 2021

Articles

Mau Tahu Rahasia Menemukan HP Yang Hilang Secara Supernatural?

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Mau Tahu Rahasia Menemukan HP Yang Hilang Secara Supernatural?

“Saya mempunyai kesaksian seperti Ibu Yenny waktu kehilangan HP di Bandara Juanda. Tuhan luar biasa!,” Chat masuk dari P. Markus, sahabat sejak saat saya masih bermukim di Solo.

“Ayoo cerita Pak”

Saya paling senang mendengar kesaksian pengalaman seseorang dengan Tuhan. Pelajaran kehidupan yang sudah dihidupi. Pasti membawa berkat.

“Malam hari pukul 20.00 saya e-mail ke warnet kampus, karena scanner di rumah sedang ada gangguan. Ketika bayar di kasir, HP saya letakkan di samping. Setelah itu, saya cari ternyata tidak ada.
Bertanya pada kasir dan beberapa mahasiswa yang ada di sana, tidak ada yang tahu.
Rupanya ada orang yang mengambilnya.
CCTV tidak dinyalakan, jadi tidak bisa dilacak.

Saya kecewa sebab data – data dan link zoom (karena saya host pertemuan) yang saya perlukan hilang. Sampai pukul 21.00 tidak ketemu dan warnet tutup.  Saya pun pulang dengan kecewa.

Saya berdoa menyerahkan semuanya ke dalam tangan Tuhan dan mohon supaya orang yang mengambil diberkati serta diberi roh takut akan Tuhan.
Saya berusaha menelpon HP yang hilang dengan menggunakan HP istri saya hingga 10 kali lebih, tidak diangkat.

Keesokan paginya, saya mengikuti Sidang Majelis daerah GBI Jateng DIY jadi tidak bisa melacak HP saya. HP yang hilang, Redmi 9, masih baru seharga 2.5 jutaan. Yang lebih menyesakkan hati, semua data saya tersimpan di sana.
Kecewa sekali dan tidak bisa konsentrasi mengikuti sidang yang berlangsung.
‘Kepikiran’, kata Orang Jawa.

Pertemuan selesai pukul 17.00  saya pulang ke rumah. Entah apa sebabnya, rasanya ingin sekali kembali ke warnet untuk bertanya lagi kepada kasir. Meski secara akal, percumalah.

Setelah makan malam saya ke ke kasir warnet minta info lagi.
Ternyata, HP SAYA ADA DI SANA!
YEAAAYYYY……

Nyaris tidak percaya, ada kejadian HP yang sudah dicuri orang, bisa dikembalikan.
Tanpa sadar saya berteriak,
“Puji Tuhan!!!,” dengan keras mengungkapkan sukacita dan kekagetan di hati saya…
sehingga orang disekeliling saya dikagetkan teriakan saya yang spontan.
Tepat 24 jam HP saya kembali.

Saya mendapat berkat dari kesaksian Ibu Yenny yang kehilangan HP di  Bandara Juanda. Pengalaman dan sikap Ibu Yenny saya praktekkan dan lakukan persis.

Mujijat pertolongan Tuhan  untuk saya di Bandara Juanda:
http://yennyindra.com/2021/02/terminal-protection-juanda-airport-security-angkasa-pura-1-peleton-e-yang-dahsyat/

HP redmi 9 kira-kira harga 2,5 juta tetapi datanya yang sangat dibutuhkan.
Saya menyerahkan ke dalam tangan Tuhan dengan iman, bahwa Tuhan sanggup mengembalikan dengan cara. Yang mengambil HP diberi lawatan, diberkati dan diberi roh takut akan Tuhan.
Dalam 24 jam HP hilang yang tidak mungkin diketemukan, tanpa kuasa pertolongan Tuhan, benar-benar dikembalikan.”

“Koq yang mengambil HP bisa mengembalikan. Apa alasannya P. Markus?”

“Penjaga warnet bercerita, waktu saya bayar dikasir, HP disamping saya diambil seseorang. Dalam waktu semalaman, lebih dari 10 kali saya telpon dari HP istri tetapi tidak diangkat. Setelah itu oleh yang mengambil, dibuka dan dibaca, apa saja yang tersimpan dalam HP saya. Ternyata isinya hal-hal yang  rohani. Pikiran orang ini jadi bingung dan galau… Merasa bersalah dan takut.
Ingin mengembalikan, tetapi tidak tahu alamat saya. Akhirnya, siang keesokan harinya, dikembalikan ke kasir warnet. Sorenya saya datang dan dikembalikan.

Yang mengambil karena mengembalikan, minta biaya transportasi 100 rb dan tanpa berpikir panjang saya titipkan ke kasir warnet.

Sepertinya bagi orang lain ini kejadian biasa saja, tetapi bagi saya,  inilah bukti Tuhan menyertai orang yang beriman, percaya dan hidup dalam anugerah-NYA.”

Wow…. Sungguh kesaksian yang sangat menguatkan.

Kadang ada pembaca Seruput Kopi Cantik yang merasa, koq hidup Bu Yenny enak sekali… Selalu ditolong Tuhan.

Peristiwa yang dialami P. Markus membuktikan bahwa kebaikan dan pertolongan Tuhan, berlaku untuk semua orang.
Bahkan ketika P. Markus bertindak seperti apa yang saya lakukan, Hasilnya SAMA.
Artinya, Tuhan tidak pilih kasih. Anda pun bisa mengalami hal yang sama!

Pertanyaannya:
Bersediakah Anda?

Not one promise from God is empty of power, for nothing is impossible with God!

Tidak ada satu pun janji Tuhan yang sia-sia (tidak digenapi), karena tidak ada yang mustahil bagi Tuhan!

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

https://mpoin.com/

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

“Anak yang Hilang Kembali kepada Bapanya.”

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

“Anak yang Hilang Kembali kepada Bapanya.”

Mungkin gambaran yang paling indah dari pertobatan sejati dapat ditemukan dalam kisah Anak yang Hilang.
Setelah menuntut dan menyia-nyiakan warisannya, anak yang hilang mendapati dirinya melarat hingga harus memberi makan babi.
Ada beberapa tahapan kunci dalam kisah ini, yang perlu diperhatikan saat hidupnya mengalami transformasi dan pemulihan.

“Tetapi ketika dia menyadari keberadaan dirinya”….
Inilah langkah pertama dalam pertobatan sejati.
Menyadari keberadaan dirinya sendiri, berbicara tentang kesadaran batin akan kebutuhan yang amat sangat, saat kita berada dalam keputusasaan. Seolah mengatakan ‘sudah cukup!’
Sebuah penyesalan untuk kehidupan yang sia-sia.
Paulus mengatakannya seperti ini:
“Sebab dukacita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan dan yang tidak akan disesalkan, tetapi dukacita yang dari dunia ini menghasilkan kematian.”
2 Korintus 7:10 (TB).
Dukacita yang saleh adalah ‘menemukan keberadaan diri sendiri’.

“Aku akan bangkit dan pergi kepada Bapa-Ku…” Ini adalah momen “perubahan pikiran” karena menyadari dan memahami kebaikan Bapa, disertai keinginan untuk dipulihkan.
Anak yang hilang menyadari bahwa ada seorang bapa, di mana dia telah berdosa terhadapnya. Itulah pernyataan tujuan, elemen kedua dari pertobatan.

“Dan dia bangkit untuk mendatangi bapanya.”
Ini adalah tindakan pertobatan. Meski pun tidak tahu apa yang diharapkan, bahkan dia bersedia hanya menjadi hamba upahan, menunjukkan dia bertindak berdasarkan imannya. Dia kembali kepada bapanya. Hasil apa pun yang akan diperolehnya, akan lebih baik daripada hidup dengan babi!

Apa yang tidak diketahui oleh anak yang hilang adalah hati sesungguhnya dari sang bapa. Dia tidak tahu bahwa bapanya sedang menunggunya dengan tangan terbuka. Pertobatannya menuai jauh lebih banyak dari yang diharapkannya!
Tetapi perhatikan, sang bapa tidak mencari atau menyelamatkannya dari negara yang jauh mau pun dari babi-babi itu. Anak yang hilang harus melakukan perjalanan itu. Pertobatan dimulai dengan kesadaran akan kebutuhannya. Lalu diikuti dengan deklarasi tujuannya dan ditutup dengan keputusannya bertindak melakukan perjalanan kembali ke negaranya sendiri. Di sana Bapanya sedang menunggunya.

Pertobatan merupakan elemen penting terjadinya keselamatan. Yesus memerintahkan agar pertobatan diberitakan di seluruh dunia (Lukas 24:47).
Paulus mengkhotbahkan pertobatan (Kisah Para Rasul 20:21, 26:20). Petrus mengakui hati Tuhan supaya semua orang berbalik dan bertobat. 2 Petrus 3:9 (TB).

Pertobatan lebih daripada sekedar perubahan pikiran.
Seperti yang ditunjukkan dalam kisah anak yang hilang, pertobatan merupakan gabungan perubahan pikiran, hati mau pun kemauan. Pertobatan merupakan keputusan yang diikuti dengan tindakan. Bukti iman dari hati yang rela untuk kembali kepada Bapa.

[Repost ; “The Prodigal Returned to the Father”, – Barry Bennett, diterjemahkan oleh Yenny Indra].

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

“Anak yang Hilang Kembali kepada Bapanya.”

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

“Anak yang Hilang Kembali kepada Bapanya.”

Mungkin gambaran yang paling indah dari pertobatan sejati dapat ditemukan dalam kisah Anak yang Hilang.
Setelah menuntut dan menyia-nyiakan warisannya, anak yang hilang mendapati dirinya melarat hingga harus memberi makan babi.
Ada beberapa tahapan kunci dalam kisah ini, yang perlu diperhatikan saat hidupnya mengalami transformasi dan pemulihan.

“Tetapi ketika dia menyadari keberadaan dirinya”….
Inilah langkah pertama dalam pertobatan sejati.
Menyadari keberadaan dirinya sendiri, berbicara tentang kesadaran batin akan kebutuhan yang amat sangat, saat kita berada dalam keputusasaan. Seolah mengatakan ‘sudah cukup!’
Sebuah penyesalan untuk kehidupan yang sia-sia.
Paulus mengatakannya seperti ini:
“Sebab dukacita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan dan yang tidak akan disesalkan, tetapi dukacita yang dari dunia ini menghasilkan kematian.”
2 Korintus 7:10 (TB).
Dukacita yang saleh adalah ‘menemukan keberadaan diri sendiri’.

“Aku akan bangkit dan pergi kepada Bapa-Ku…” Ini adalah momen “perubahan pikiran” karena menyadari dan memahami kebaikan Bapa, disertai keinginan untuk dipulihkan.
Anak yang hilang menyadari bahwa ada seorang bapa, di mana dia telah berdosa terhadapnya. Itulah pernyataan tujuan, elemen kedua dari pertobatan.

“Dan dia bangkit untuk mendatangi bapanya.”
Ini adalah tindakan pertobatan. Meski pun tidak tahu apa yang diharapkan, bahkan dia bersedia hanya menjadi hamba upahan, menunjukkan dia bertindak berdasarkan imannya. Dia kembali kepada bapanya. Hasil apa pun yang akan diperolehnya, akan lebih baik daripada hidup dengan babi!

Apa yang tidak diketahui oleh anak yang hilang adalah hati sesungguhnya dari sang bapa. Dia tidak tahu bahwa bapanya sedang menunggunya dengan tangan terbuka. Pertobatannya menuai jauh lebih banyak dari yang diharapkannya!
Tetapi perhatikan, sang bapa tidak mencari atau menyelamatkannya dari negara yang jauh mau pun dari babi-babi itu. Anak yang hilang harus melakukan perjalanan itu. Pertobatan dimulai dengan kesadaran akan kebutuhannya. Lalu diikuti dengan deklarasi tujuannya dan ditutup dengan keputusannya bertindak melakukan perjalanan kembali ke negaranya sendiri. Di sana Bapanya sedang menunggunya.

Pertobatan merupakan elemen penting terjadinya keselamatan. Yesus memerintahkan agar pertobatan diberitakan di seluruh dunia (Lukas 24:47).
Paulus mengkhotbahkan pertobatan (Kisah Para Rasul 20:21, 26:20). Petrus mengakui hati Tuhan supaya semua orang berbalik dan bertobat. 2 Petrus 3:9 (TB).

Pertobatan lebih daripada sekedar perubahan pikiran.
Seperti yang ditunjukkan dalam kisah anak yang hilang, pertobatan merupakan gabungan perubahan pikiran, hati mau pun kemauan. Pertobatan merupakan keputusan yang diikuti dengan tindakan. Bukti iman dari hati yang rela untuk kembali kepada Bapa.

[Repost ; “The Prodigal Returned to the Father”, – Barry Bennett, diterjemahkan oleh Yenny Indra].

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

Berdoa Kepada Diri Sendiri? Hah…. Koq Bisa???

https://mpoin.com/

Seruput Kopi Cantik
Yenny Indra

Berdoa Kepada Diri Sendiri? Hah…. Koq Bisa???

“Banyak orang yang berdoa pada dirinya sendiri, bukan kepada Tuhan,”ujar Rick McFarland,
“Saat berdoa fokusnya hanya pada diri sendiri dan begitu selesai berbicara, langsung Amin dan pergi. Seharusnya berdoa itu pembicaraan dua arah dengan Tuhan. Yang lebih penting lagi, dengan berdoa, kita berusaha memahami kehendak Tuhan dan mentaatinya.”

Dieeeenk…..

Berdoa itu mengalihkan perhatian dari diri kita sendiri, mencari kehendak-Nya dan pada akhirnya, membawa kita berjalan dalam roh. Sama seperti Allah, yang adalah Roh. Komunikasi dari Roh kepada roh. Be anxious for nothing, alihkan pandangan kita dari hal-hal natural pada hal-hal yang rohani.

Tidak sedikit yang berdoa kepada Tuhan, bukan untuk membangun hubungan dengan Tuhan, tapi sekedar ingin lepas dari jeratan masalahnya semata. Jika tidak mengalami masalah, lupa berdoa, apalagi baca firman dan beribadah.

Tuhan merindukan hubungan dan persahabatan dengan setiap anak-anak-Nya. Normalnya, kita bisa mendengarkan suara-Nya dan mengerti kehendak-Nya.
Kita menjalani kehidupan hari lepas hari bersama-Nya. Sehingga kita bisa menghindari ribuan pertempuran yang tidak perlu, karena Allah yang Mahatahu mengarahkan setiap langkah kita.
Sebelum melewati perangkap, kita sudah tahu dan bisa menghindarinya  Allah Yang Mahatahu sudah menuntun kita agar tidak menerjangnya.

Yang kerap terjadi, berdoa minta pertolongan Tuhan untuk penyelesaian masalah yang sedang dihadapi.
Dalam perjalanannya, sibuk membatasi Tuhan dengan pengertian kita sendiri.
Ini? Gak mungkin
Itu? Gak masuk akal…

Masalah sesungguhnya, kita menempatkan pengertian kita sebagai prioritas yang lebih tinggi ketimbang hubungan kita dengan Dia yang memahami semua masalah yang kita alami.

Percayakan apa yang tidak kita mengerti, apa yang tidak kita pahami kepada Tuhan dan tenanglah.
Jika kita mempercayakan hal itu kepada-Nya, alih-alih berusaha memahami semuanya  dan menjadikan pengertian kita sebagai “tuhan”, maka sesuai janji-Nya, Tuhan akan memelihara apa yang kita percayakan kepadaNya. 
Tuhan tidak akan mempermalukan orang-orang yang menantikan Dia dengan setia.
Percayalah!

Jika kita melihat apa yang ada di sekeliling kita, seperti orang lain melihatnya, maka kita akan mendapatkan seperti apa yang mereka dapatkan.
Sebaliknya, jika kita melihat dalam hati seperti apa yang Allah lihat, maka kita akan mendapatkan apa yang Allah miliki. – Rick McFarland

Apa janji Allah untuk kita?
– Aku akan menopangmu dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan!

  • Kamu akan menjadi kepala dan bukan ekor, tetap naik dan bukan turun.
  • Aku akan menyediakan hidangan bagimu, di hadapan para lawanmu. Aku akan mengurapi kamu dengan minyak, pialamu akan penuh melimpah. Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikutimu, di sepanjang umur hidupmu.

Dst.

Berhentilah resah dan gelisah. Jangan bergumul dan berusaha memahami semuanya. Jika kita melakukannya, damai sejahtera yang melampaui segala akal akan memelihara hati dan pikiran kita.

Percayalah kpd Tuhan dgn segenap hatimu, jgn bersandar pd pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu maka Ia akan meluruskan jalanmu.

Apa yang membuat doa kita tidak terjawab?
Karena sebentar kita beriman kepada Allah bahwa janji-Nya segera terealisasi. Tetapi tidak lama kemudian, mengalihkan pandangan ke alam natural…
Keadaannya masih sama tuh… 🙁
Timbullah ketidakpercayaan.

Doa butuh waktu hingga terealisasi di alam natural.
Jika kita terus menerus seperti itu, akhirnya kita kehilangan iman dan janji Tuhan tidak terealisasi.

Tuhan membutuhkan iman, agar dapat bekerja dalam kehidupan kita dan merealisasikan janji-Nya.
Sedangkan iblis butuh ketakutan, untuk memporakporandakan hidup kita.

Arahkan pandangan pada Allah bukan pada keadaan kita supaya iblis tidak menggunakan keadaan untuk mengalahkan kita.
Ini rahasianya.
Janji Tuhan itu Ya dan Amin.

When you go back to the Almighty, no one can defeat you.
Ketika Anda kembali kepada Yang Mahakuasa, tidak ada yang bisa mengalahkan Anda.

Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu.
Tidak ada damai sejahtera dan sukacita yang menandingi nikmatnya hidup dalam kehendak Tuhan. Mengenal Allah melalui firman-Nya, membuat arah hidup kita menjadi jelas. Menjalani hidup bersama-Nya, ibarat kita sedang bertanding olahraga, tetapi kita sudah tahu sebelumnya, bahwa kemenangan SUDAH kita terima.
Apa pun yang terjadi, tidak perlu khawatir. Kita sudah tahu endingnya, kita pasti menang koq…
Dahsyat bukan?
Gak perlu stres… Apalagi cemas!
Kalau Allah dipihakku, siapa dapat melawan aku?

Setuju?

“Is prayer your steering wheel or your spare tire?” – Corrie ten Boom.

“Apakah doa merupakan setir atau sekedar ban serep bagi Anda?”  – Corrie ten Boom.

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

SeruputKopiCantik

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
Articles

“Roh selalu berbicara. Apakah Anda Berharap untuk mendengarkan-Nya?”

Gospel Truth’s Cakes
Yenny Indra

“Roh selalu berbicara. Apakah Anda Berharap untuk mendengarkan-Nya?”

Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.
Yohanes 16:13 (TB).

Saya sering dimintai nasihat serta saran, dan saya selalu berusaha membantu. Namun, sangatlah mengkhawatirkan, karena begitu banyak orang mencari jawaban pada manusia, mereka tidak pernah berharap untuk mendengar dari Tuhan. Seolah-olah subjek mendengarkan Tuhan untuk diri mereka sendiri, bahkan tidak pernah dipertimbangkan. Jika kita bertanya kepada seseorang,
“Apa yang Tuhan katakan kepadamu?”, Kita sering kali diperhadapkan dengan tatapan kosong. Kebanyakan orang Kristen tidak tahu bahwa mereka dapat mendengarkan Tuhan.

Masalahnya diawali karena kita menjalani hidup yang sama, seperti yang kita lakukan sebelum lahir baru. Kita membiarkan panca indera dan emosi kitalah yang mengatur cara kita melihat dunia, dalam memperoleh kebijaksanaan dan penerimaan. Dalam artian tertentu, kita hidup hanya dengan “roti saja”.

“Tetapi Yesus menjawab: Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.”
Matius 4:4 (TB).

Sebagai makhluk rohani, kita diciptakan untuk hidup dengan firman Tuhan. Itu adalah “setelan asli” kita. Ketika kita mengabaikan perkataan Roh, kita menciptakan lingkungan di mana kita akan tampak sama tersesat dan bingungnya, seperti orang yang tidak percaya.

Meskipun nasihat yang rohani tentu bermanfaat dan dibutuhkan saat kita bertumbuh dalam hikmat, namun hal itu tidak menghasilkan iman. Karena, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.
Roma 10:17 (TB).

Seperti yang dikatakan Yakobus,
“Kalau ada seorang di antara kamu yang menderita, baiklah ia berdoa! Kalau ada seorang yang bergembira baiklah ia menyanyi! Yakobus 5:13 (TB).
Mengapa?
Karena doa adalah lingkungan untuk mendengarkan Tuhan.
Doa mengalihkan pandangan kita dari kebutuhan dan menempatkannya pada Jawaban.
Doa melihat yang tak terlihat.
Doa mendengarkan suara Tuhan.
Doa berharap untuk mendengar.

Latih diri kita dalam mendengarkan Tuhan.
Pastikan apa yang kita dengar didasari oleh Firman Tuhan.
Roh akan menuntun kita pada Kebenaran Firman.
Iman akan diaktifkan dan hidup kita akan memasuki dimensi baru.

[Repost ; “The Spirit is always speaking. Are you expecting to hear Him?”, – Barry Bennett, diterjemahkan oleh Yenny Indra].

YennyIndra
TANGKI AIR ANTI VIRUS & PIPA PVC
MPOIN PLUS & PIPAKU
PRODUK TERBAIK
PEDULI KESEHATAN

Klik:
https://mpoin.com/

gospeltruth’scakes

yennyindra

InspirasiTuhan #MotivasiKebaikan

mengenalTuhan #FirmanTuhan

Read More
1 2 3 5