Articles, Travelling

THE BONE CHURCH

Gereja dengan 40.000 tengkorak manusia.

(terbit di jawapos 4 Sept’14)

Liburan kali ini, saya dan suami, Indrajana serta dua anak kami, Christian dan Michelle, memilih ke Eropa Timur. Landing di Zurich, Swiss lalu menuju jerman untuk mengunjungi Europark, themepark terbesar di Jerman yang tidak kalah lengkap arena permainannya dengan Eurodisney di Paris. Perjalanan pun dilanjutkan ke Austria menikmati indahnya Mirabell Garden di Salzburg dan tidak lupa mengunjungi kemegahan Belvedere Palace serta Schornburn Palace di Vienna. Makin ke timur, kami mengunjungi Bratislava ibukota Slovakia, Budapest di hungaria, juga kota Krakow dan Warsawa di Polandia. Negara terakhir yang kami kunjungi setelah melihat tembok Berlin yang bersejarah adalah Czechoslovakia. Eropa senantiasa menyuguhkan keindahan yang romantis dengan peninggalan budaya yang tinggi nilai seninya.

Ketika tiba di Praha, ibukota Czechoslovakia, kami mendapatkan informasi tentang “The Bone Church” sebuah gereja dengan hiasan 40.000 tengkorak manusia, yang terletak di kota Kutna Hora, tidak jauh dari Praha. Wow… menarik dan unik sekali. Kesempatan ini tidak boleh disia-siakan, maka kami pun memutuskan untuk menyewa mobil dan berkunjung ke sana.

 

The Sedlec Ossuary, yang lebih terkenal dengan nama The Bone Church, terletak di pinggiran kota Kutna Hora sekitar  1 jam dari kota Praha. Dari sebelah luar, tidak ada yang tampak istimewa. Anda akan mengira bahwa itu hanya gereja ghotic tua dari abad pertengahan yang dikelilingi oleh nisan-nisan. Tetapi saat mulai melangkahkan kaki ke pintu masuk, Anda akan segera menyadari mengapa gereja ini menjadi salah satu gereja yang paling menakjubkan dan unik di dunia. The Sedlec Ossuary yang artistik dihiasi oleh lebih dari 40.000 tengkorak  manusia.

DSC04228

Tampak  luar  The Bone Church.

 DSC04204

Pintu masuk The Bone church.

Terlihat hiasan-hiasan dari tulang dan tengkorak manusia yang disusun sedemikian apik dan menarik menyambut di bagian dalam gereja yang berada di basemen the chapel of the Cemetery Church of All Saints. Setelah membeli tiket yang berada tepat di pintu masuk gereja, sambil menuruni tangga,  kami disuguhi pemandangan berbagai hiasan dari tulang dan tengkorak manusia di kanan kiri dindingnya. Tepat di tengah-tengah gereja ada lampu gantung (chandelier) cantik dari tulang dan tengkorak manusia yang disusun secara artistik sekaligus memberikan kesan sedikit mengerikan. Sementara di kanan dan kirinya disusun tengkorak manusia dalam bentuk seperti tiang piramida dengan patung malaikat kecil pada puncaknya, menjadi pembatas ruang utama dan ikon gereja tersebut. Segera kami mengabadikan kenangan di sana.

.

DSC04216

Foto di bawah chandelier dan piramida dari tengkorak dengan malaikat kecil pada puncaknya, yang menjadi pusat dan ikon ruang utama gereja.

.

Tentunya kita bertanya-tanya darimana tengkorak dan tulang manusia sebanyak itu?

Sedlec Ossuary memiliki sejarah panjang, dimulai pada abad ke-13 ketika Abbot Henry, kepala biara biara Cistercian di Sedlec, dikirim ke Tanah Suci oleh Raja Otakar II dari Bohemia. Ia kembali dengan membawa setoples tanah dari perjalanan ke makam Yesus di Yerusalem. Tanah ini disebarkan di pemakaman Sedlec. Lalu kabar ini tersebar sehingga pemakaman Sedlec dianggap sepotong “tanah suci” di Eropa. Akibatnya, pemakaman Sedlec menjadi tempat pemakaman yang paling diinginkan oleh orang-orang di seluruh Bohemia dan negara-negara sekitarnya. Lebih dari 30.000 orang dikuburkan di sana. Orang-orang yang ingin dikuburkan di sana terus berdatangan sehingga tidak ada ruang lagi untuk beristirahat dengan damai, maka mayat-mayat itu dipindahkan ke ruang bawah tanah agar tempatnya bisa dipakai oleh penghuni yang baru. Itulah sebabnya banyak sekali tulang-tulang dan tengkorak manusia di sana.

.

Pada tahun 1870, seorang pemahat kayu lokal, František Etak dipekerjakan untuk mengatur ribuan tulang secara artistik. Etak menghasilkan karya yang menakjubkan berupa lampu gantung (chandelier) di ruang utama The Bone church, serta Schwarzenberg coat-of-armshiasan menakjubkan dari tulang lengan, yang menggambarkan seekor gagak mematuk di kepala seorang Turk – semua terbuat dari tulang manusia. Schwarzenberg coat-of-arms ini digantung di depan salah satu ruangan kembar di sebelah kanan dan kiri ruang utama,  yang penuh tulang serta tengkorak manusia yang tersusun rapi. Ada pula hiasan 2 piala besar dari tulang di dinding gereja dan di dalam piala disusun tengkorak-tengkorak manusia. Etak bertanggung jawab melakukan pemutihan semua tulang di osuarium untuk memberikan tampilan yang seragam. Tanda tangan artis-nya masih terpampang di dinding saat ini – secara alami, dalam medium pilihannya, tulang, menghiasi dinding dekat pintu masuk.

.

DSC04222

Schwarzenberg coat-of-arms.: Pak Indra sedang menunjuk burung gagak yang sedang mematuk kepala Turk.

DSC04190

Piala dari tulang lengan manusia diisi dengan tengkorak.

 .

DSC04218

Ruangan dengan tulang dan tengkorak yang tersusun rapi dan  di dinding

 Tertera tanda tangan František Etak dengan medium tulang.

.

Setelah mengunjungi The Bone Church, tidak lupa kami mengunjungi gereja ghotic St Barbara’s Cathedral yang indah.  Ini adalah salah satu bangunan bersejarah yang sangat penting di Kutná Hora, termasuk dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO yang bergengsi. St Barbara’s Cathedral yang dibangun pada tahun 1388, hanya berjarak 2.5 km dari The Bone Church merupakan obyek wisata yang wajib dikunjungi pula.

DSC04231

St. Barbara Cathedral dari depan

DSC04236

Tampak samping St. Barbara Cathedral

.

Kota Kutna Hora merupakan kota tua yang cocok untuk berjalan-jalan, makan dan menikmati bangunan khas kota lama di Czechoslovakia. Jalanan yang dibuat dari batu-batu. Di kanan kirinya banyak resto dan tempat untuk menikmati kopi sambil bercengkerama. Taman-taman indah tertata rapi di antara gedung-gedung tua yang antik. Salah satunya yang terkenal adalah Stone Fountain, tempat penampungan air dari batu ala ghotic, dibangun oleh arsitek Matej Rejsek, yang juga merupakan arsitek Gereja St Barbara. Air mancur dua belas sisi yang luar biasa besar, setinggi empat meter, dan awalnya memiliki atap heksagonal. Stone Fountain menjadi tempat penampungan air saat pasokan air lokal terputus di Kutna Hora. Air dibawa melalui pipa kayu dari sumur yang berjarak empat kilometer jauhnya. Hiasan lampu akan menyala dengan indahnya setelah hari mulai gelap, menambah kecantikannya.

DSC04243

Stone Fountain

 .

Perjalanan sehari di luar kota Praha yang unik, memberikan kesan yang paling mendalam selama liburan kami ke Eropa Timur kali ini.  Sungguh merupakan anugerah Tuhan bisa menikmati keindahan yang langka ini. Dan karenanya, kami ingin berbagi cerita kepada para pembaca semua.

.

Note:

Di Kota Evora, sekitar 1 jam dari Lisbon, Spanyol, ada juga gereja dari tulang manusia. Gereja Capela dos Ossos ini dibangun pada abad ke-16 oleh seorang biarawan Fransiskan dengan tujuan untuk mengingatkan kita semua bahwa kehidupan itu fana.

 

Kapel ini panjang 18.7 meter dan lebarnya 11 meter. Dibuat dari 5000 kerangka para pastor yang berada di pemakaman puluhan gereja. Beberapa tengkorak diukir dengan tulisan (grafiti). Ada dua mayat kering, salah satunya adalah kerangka seorang anak, yang dipasang dengan tali yang menjuntai. Pada atap kapel terdapat ayat yang diambil dari pengkotbah 7:1, bunyinya: “Hari kematian lebih baik dari pada hari kelahiran.”

 

evora

Oleh: YennyIndra

Yenny Indra Visit Website
Traveller, Family Growth Inspirator, Seruput Kopi Cantik YennyIndra, Co Founder of PIPAKU & MPOIN FB: Pipaku Mpoin www.mpoin.com FB: Yenny Indra www.yennyindra.com Email: yennyindra09@gmail.com
Related Posts
Kejarlah Cita-Cita Sampai Ke Ujung Dunia…
Kutub Utara, King Crab Safari & Snow Hotel
Labuan Bajo Day 2: Pulau Padar, Pulau Komodo, Pink Beach, Taka Makassar & Snorkeling Manta Point.

Leave Your Comment